SuaraBatam.id - Kabar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa diduga ditangkap karena kasus narkoba beredar di media sosial.
Dikutip dari Suara.com, kabar tersebut dibenarkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
"Diduga benar. Kalau nggak salah narkoba," kata Sahroni saat dikonfirmasi, Jumat (14/10/2022).
Namun hingga kini kabar tersebut belum dikonfirmasi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Syahardiantono.
Adapun sosok Teddy Minahasa sempat menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nico Afinta.
Sebelumnya, Irjen Pol Nico Afinta dicopot dari jabatannya buntut dari Tragedi Kanjuruhan, Malang yang mengakibatkan 131 orang meninggal dunia.
Sosok Teddy Minahasa pun menjadi sorotan karena memiliki harta kekayaan yang fantastis.
Dikutip dari data LHKPN, Teddy melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 26 Maret 2022 yang berjumlah Rp 29.974.417.203 (miliar).
Di antara total kekayaannya, ia memiliki tanah dan bangunan di sejumlah daerah di Indonesia senilai Rp 25 miliar.
Baca Juga: Babe Cabita Sebut Perang Bintang Dimulai, Sindir Kabar Penangkapan Kapolda jatim?
Teddy melaporkan memiliki 53 bidang tanah dan bangunan yang tertulis berada di Pandeglang, Pasuruan, hingga Malang.
Selain properti, Teddy juga melaporkan memiliki empat alat transportasi senilai Rp 2,075 miliar.
Empat kendaraan itu terdiri dari mobil Jeep Wrangler tahun 2016 senilai Rp 750 juta, Toyota FJ 55 tahun 1970 senilai Rp 75 juta, Toyota Land Cruiser HDJ 80R tahun 1996 senilai Rp 600 juta, dan motor Harley-Davidson Solo tahun 2014 senilai Rp 650 juta.
Sementara, harta bergerak lainnya sebesar Rp 500 juta, surat berharga sebesar Rp 62,5 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 1,5 miliar.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport
-
Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli