SuaraBatam.id - Inul Daratista buka suara mengenai video viralnya yang disebut warganet menormalisasikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Adapun, video tersebut merupakan cuplikan video live saat Inul menanggapi kisruh dugaan KDRT yang menimpa Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Inul mengaku video tersebut dipotong sehingga menimbulkan kesalahpahaman terkait dirinya yang disebut mewajarkan KDRT.
Padahal, dalam video tersebut, Inul mengaku belum selesai berbicara.
"Video beredar itu potongan video Live Instagram aku, sekitar 2 mingguan yg lalu, akhir september klo ga salah. Itu live 30 menitan, buka cuma brp detik yg dipotong itu. Kalo liat seksama videonya itu aku masih blm selesai ngomong..," kata Inul, dikutip dari akun Twitternya, @daratista_inul, Kamis (13/10/2022).
Inul pun membantah dengan tegas dirinya menormalisasi KDRT seperti yang dituduhkan para netizen.
Ia pun merasa kesal karena video yang viral hanya cuplikan dari keseluruhan pernyataannya saat menanggapi kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora.
"Aku males sebenernya hrs klarifikasi, soalnya itu cm potongan video dari Live IG. Tapi koq lama2 makin kesana kemari.. Udah jelas ya, TIDAK ada aku menormalisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Tp kalo Keseruan Dalam Rumah Tangga, aku setuju!," tuturnya lagi.
Meski terlihat kesal, Inul memilih pasrah dan mendoakan mereka yang sudah memotong videonya hingga ia dihujat warganet.
Baca Juga: Pengacara Rizky Billar Niat Ajukan Penangguhan Penahanan, Begini Kata Hotma Sitompul
Inul pun berharap mereka yang memotong videonya bisa mendapatkan pekerjaan layak sehingga tidak mencari rezeki dari hasil menggiring opini negatif.
"Buat org yg suka nonton live instagram terus screen record, dan dipotong2 videonya terus di post di tiktok untuk menggiring opini yg gak bagus.
Semoga Allah kasih kamu pekerjaan yg baik dan rejeki yg byk yah, supaya gak cari cuan dgn cara spt itu…," tambahnya.
Seperti diketahui, video viral tersebut berisi tentang Inul yang mengingatkan fans Leslar atau Lesti dan Billar untuk tidak ikut campur urusan rumah tangga mereka karena umur pernikahan mereka masih sangat pendek.
Bahkan, Inul juga menyinggung terkait umur anak Lesti dan Billar yang juga masih kecil dan membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya..
"Masalah mereka mau balikan karena mereka ada anak, anaknya baru seumur jagung, itu yang harus dipikirin," kata Inul.
Menurut Inul, hubungan rumah tangga yang baru dibangun wajar bila terjadi hal seperti saling pukul.
"Kalau tabok-tabokan, pukul-pukulan itu sebenarnya wajar karena mereka masih balita, itu udah hal yang lumrah, apalagi mereka masih bocah-bocah, emosinya masih tinggi," tutur Inul.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Analisis Pola Depresi dalam Film Rumah untuk Alie: Luka Akibat KDRT
-
Tragis! 5 Fakta Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Korban Disiram 1,5 Liter Bensin
-
Inul Daratista Idap Penyakit Apa? Ini Kondisi Terbarunya dan Minta Doa Usai Pingsan di Kamar Mandi
-
Kondisi Inul Daratista Drop Usai Pulang dari Korea, Pingsan di Kamar Mandi Hingga Masuk UGD
-
Roby Tremonti Bicara Soal Surat Pembatalan Nikah dengan Aurelie Moeremans, Dipaksa Ngaku KDRT
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam
-
FC Barcelona Hadir, Perkuat Kolaborasi Strategis BRI dan Barca
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%