SuaraBatam.id - Karyawan KFC Mega Mal Batam harus berurusan dengan polisi setelah membobol brankas manajemen restoran cepat saji tersebut, Senin (3/10/2022) lalu.
Karyawan bernama Kevin Bonah Tua Tondang (22) tersebut kini harus berurusan Mapolsek Batan Kota.
"Setelah kurun waktu seminggu setelah dilaporkan oleh pihak mangemen. Petugas berhasil melacak keberadaan pelaku, dan tadi malam langsung kita amankan," ungkap Kapolsek Batam Kota, AKP I Made Putra Hari, Rabu (12/10/2022).
Made melanjutkan, pelaku sendiri berhasil diamankan di kediamannya yang berada di kawasan Seraya, Lubuk Baja.
Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sendiri telah bekerja dan menjadi karyawan selama dua tahun di restoran cepat saji tersebut.
Guna melancarkan aksinya, pelaku sendiri kerap mengamati prosesi penutupan tenant, oleh bagian kasir.
Darisana, Kevin mengetahui penyimpanan kunci brankas hingga lokasi penyimpanan brankas.
"Jadi selama dua tahun dia bekerja disana, dia kerap mengamati prosesi closing. Hingga akhirnya dia mengetahui lokasi kasir melakukan penyimpanan uang hasil penjualan harian," lanjutnya.
Pihak managemen sendiri baru mengetahui pencurian uang hasil penjualan dari laporan yang disampaikan oleh Kepala Kasir.
Baca Juga: Kejari: Negara Rugi Rp468 Juta dari Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam
Tidak hanya itu, guna melancarkan aksi dan menghindari CCTV, pelaku juga terlihat menggunakan hijab saat membuka brankas.
"Setelah mendapat kunci dan berhasil membuka brankas. Pelaku ini juga menggunakan hijab, bermaksud untuk menghindari CCTV," terangnya.
Dalam pengakuannya, pelaku menyebut nekat bobol brankas tempatnya bekerja untuk membayar pinjaman online.
“Kepepet ditagih oleh kolektor untuk membayar pinjaman online,” sebutnya.
Tidak hanya itu, ia juga menuturkan, pelaku beraksi bersama satu orang rekannya yang saat ini masih DPO.
“Kalau berapa jumlah total hasilnya belum kita dapatkan karena masih diperiksa oleh penyidik,” katanya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
-
Trik Menabung Era Inflasi: Gaya Micro-Saving ala Anak Rantau Batam
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant