SuaraBatam.id - Mantan istri Bill Gates, Melinda French ingin menumbuhkan komunitas startup baru yang dipimpin wanita, yang dapat berkembang secara independen dari Silicon Valley.
“Untuk menciptakan kembali Silicon Valley atau mengubahnya akan sangat sulit,” kata French Gates melansir CNBC Make It di Jakarta, Kamis (6/10/22).
Melinda ingin wanita-wanita di luar sana memiliki jangkauan suara yang lebih luas dan lebih adil di ruang rapat sama dengan lebih banyak ide yang lebih baik dari teknologi.
Melansir Wartaekonomi--jaringan suara.com, perempuan berharta berharta USD6,3 miliar (Rp95,7 triliun) ini memulai dengan mendanai proyek yang bertujuan untuk mereformasi cara perempuan dalam menaiki tangga karier teknologi, meningkatkan akses mereka ke peluang dan memengaruhi pengambilan keputusan.
Ia pun kemudian berkomitmen USD1 miliar dari uangnya sendiri untuk Pivotal pada 2019, empat tahun setelah meluncurkan perusahaan.
Sejak itu, Pivotal telah menyumbangkan dan menginvestasikan ratusan juta dolar di lebih dari 150 organisasi nirlaba dan nirlaba.
Termasuk beberapa perusahaan modal ventura yang dipimpin wanita, akselerator startup, dan program pendidikan yang dirancang untuk mengajarkan keterampilan mulai dari kepemimpinan hingga pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan.
Pada awal tahun 2020, Pivotal menginvestasikan USD50 juta dalam inisiatif Gender Equality in Tech (GET) Cities untuk meningkatkan peluang bagi wanita di pusat inovasi yang sedang naik daun, seperti Chicago.
French Gates telah secara vokal gigih tentang perlunya lebih banyak pemimpin teknologi perempuan dan beragam selama bertahun-tahun. Pada tahun 2018, ia mengatakan kepada "Squawk Box" CNBC bahwa teknologi menjadi jaringan anak laki-laki.
Baca Juga: Startup Rantai Pasok Makanan JaPang Raih Pendanaan USD11,5 Juta dari Gayo Capital
“Perempuan sangat kurang terwakili di sektor teknologi Amerika Serikat, namun teknologi meresap – itu mengubah hidup kita,” kata French Gates. “Perempuan harus bisa memunculkan ide-ide hebat mereka, tidak hanya duduk di meja … untuk membantu mengubah masyarakat.”
Pada saat itu, hanya 2,3% dari pendanaan VC yang digunakan untuk perusahaan yang dipimpin wanita. Setahun kemudian mencapai 2,6%, namun turun lagi di masa pandemi Covid-19. Pada tahun 2021, pendanaan di perusahaan yang dipimpin wanita berkisar 2%, persentase terkecil sejak 2016, menurut PitchBook.
Ketika French Gates dipekerjakan sebagai product manager di Microsoft pada tahun 1987, dia adalah satu-satunya wanita di kelas perekrutannya, dia menulis dalam bukunya tahun 2019 “The Moment of Lift: How Empowering Women Changes the World.” Dia menyukai pekerjaan itu, tetapi hampir berhenti setelah dua tahun karena budayanya sangat kurang ajar, sangat argumentatif dan kompetitif.
Dia mengatakan kepada Fortune bahwa kunci untuk mencapai kesetaraan adalah memiliki lebih banyak perempuan dan orang kulit berwarna di pucuk pimpinan perusahaan teknologi, sehingga membuka pintu bagi lebih banyak kreativitas, produk, dan inovasi di bidang teknologi.
"[Penting adalah] tentang bagaimana kita bisa membawa wanita dan orang kulit berwarna lebih jauh di Amerika Serikat, lebih cepat," kata French Gates. “Bagi saya, ini benar-benar bermuara pada bidang-bidang utama: teknologi, keuangan, media, politik. Anda mendapatkan lebih banyak ekuitas di keempat industri itu dan Anda akan mengubah semua masyarakat.”
Berita Terkait
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Aurora Ventures Diluncurkan, Dukung Startup Perempuan di Negara Berkembang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang