SuaraBatam.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam akun media sosialnya melayangkan keberatannya terkait simpang siur data korban tewas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 1 Oktober 2022.
"Mohon pencerahan, yang benar angka yang mana? Beri angka yang sejujurnya & sebenarnya," kata Susi Pudjiastuti, dilansir dari akun instagram pribadinya, Senin 3 Oktober 2022.
"Yang sudah meninggal tidak akan kembali walau angka berubah & tangis kami pun tidak bisa mengobati duka, tapi beri kami tahu dengan jujur, berapa saudara kami yang berpulang, sekali ini beritahu kami kebenarannya," katanya lagi.
Terbaru, jumlah korban yang tewas dalam peristiwa itu dikabarkan mencapai 174 orang tewas.
Data korban tewas itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur, Emil Dardak.
Menurutnya, dirinya menerima data dari delapan rumah sakit yang saat ini merawat para korban dalam insiden tersebut.
Sebagai informasi, bahwa tragedi yang menewaskan ratusan orang terjadi pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022, di Stadion Kanjuruhan di Malang, provinsi Jawa Timur.
Hal itu tepat setelah klub Arema Malang kalah dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan sepak bola liga Indonesia.
Berita Terkait
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
-
Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju
-
Biodata dan Pendidikan Susi Pudjiastuti yang Desak Kapolri Tangkap Gus Elham
-
Kasus Gus Elham: Berapa Ancamam Hukuman Penjara Pelecehan Seksual Anak?
-
Eks Menteri Ikut Geram Gus Elham Cium-cium Bocil: Tangkap dan Hukum, Pak Kapolri!
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik