SuaraBatam.id - Kebanyakan orang akan setuju bahwa umumnya kita tidak akan tahu dengan siapa akan jatuh cinta. Tetapi dalam keadaan tertentu, kamu mungkin berharrap itu tidak terjadi.
Contohnya, ketika kamu mencintai seseorang yang tidak merasakan hal yang sama denganmu.
"Kerinduan yang menyertai cinta bertepuk sebelah tangan dapat memengaruhi kesejahteraan emosional dan menyebabkan banyak ketidaknyamanan," jelas Kim Egel, terapis pernikahan dan keluarga di San Diego, dikutip dari Healthline.
Ada pula contoh ketika kamu dan pasangan saling mencintai tetapi ada terlalu banyak perbedaan untuk mempertahankan hubungan.
Terlepas dari apapun situasinya, cinta adalah emosi yang rumit. Bahkan ketika sudah jelas suatu hubungan tidak mungkin berhasil, rasanya tidak bisa langsung mematikan perasaanmu begitu saja.
Berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk berhenti mencintai seseorang dan mulai move on melupakan mantan:
1. Akui Kebenaran Situasinya
Optimisme bukanlah sifat yang buruk. Faktanya, kemampuan untuk mempertahankan harapan dalam situasi yang sulit atau menyakitkan biasanya dianggap sebagai tanda kekuatan pribadi.
Tetapi ketika kamu dalam hubungan yang sulit, akan lebih membantu untuk mempertimbangkan kenyataan saat ini daripada masa depan yang kamu bayangkan.
Baca Juga: 5 Tips Move On dari Sakit Hati, Kamu Patut Mencobanya!
Orang yang kamu cintai mungkin tidak merasakan hal yang sama. Atau mungkin kamu merasa sangat jatuh cinta tetapi menghabiskan sisa waktu bersama dalam pertengkaran.
Jika kamu percaya menyerah pada hubungan atau cinta untuk seseorang berarti kamu telah gagal, pikirkan lagi. Dibutuhkan keberanian dan kesadaran diri untuk mengenali hal ini karena sebenarnya kamu telah mengambil langkah positif menuju pertumbuhan diri.
Menyadari bahwa hubunganmu tidak akan berhasil mungkin tidak akan membuat perasaanmu hilang dalam semalam, tetapi ini adalah langkah yang signifikan.
2. Pahami Lagi Kebutuhan Hubunganmu
Melihat dengan cermat apa yang kamu inginkan dari suatu hubungan, serta apa yang sama sekali tidak kamu inginkan, dapat membantu menunjukkan dengan tepat bagaimana minat cinta mungkin bukan pasangan terbaik.
Katakanlah kamu dan pasangan memiliki hal yang hebat. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan bersama, semakin kamu merasa terhubung. Akhirnya, kamu menyadari telah jatuh cinta pada mereka.
Berita Terkait
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Belajar Move On Bersama "Time After Time" Karya Sederhanaindah
-
Siapa Saja Mantan Pacar Zara Adhisty? Ini Perjalanan Asmaranya hingga Menikah dengan Tsaqib
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
-
Terlibat Cinta Terlarang dengan Refal Hady di MV Terbaru, Sheryl Sheinafia Jadi Istri yang Kesepian
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon