SuaraBatam.id - Ternyata Instagram masih menemukan akun resmi Pornhub di aplikasi tersebut yang melanggar persyaratan layanannya terkait konten vulgar, konten dewasa, dan ajakan seksual.
Instagram akhirnya menghapus secara permanen akun resmi Pornhub tersebut. Pornhub menerbitkan surat terbuka di Twitter sebagai bentuk protes.
Mereka menyebut langkah itu tidak adil dan menekan Meta untuk menjelaskan mengapa akunnya dan pembuat konten dewasa lainnya berulang kali dihapus.
Free Speech Coalition, Riley Reid, dan King Noire termasuk di antara 63 kelompok aktivis, artis, model, dan pornografi yang menandatangani surat tersebut.
Baca Juga: Ibu Berusia 82 Tahun Ini Curhat Kangen Anaknya yang Jadi Polisi, Lama Tak Beri Kabar
Pornhub berpendapat bahwa penegakan kebijakan Instagram mengenai platform tersebut telah “buram, diskriminatif, dan munafik” selama bertahun-tahun.
Tindakan ini, kata Pornhub, telah merusak mata pencaharian "kelompok terpinggirkan" dari "pencipta independen" yang Instagram merupakan alat pemasaran penting.
Pada saat yang sama, Pornhub mengatakan, Instagram mengizinkan selebriti dan merek arus utama untuk memosting konten eksplisit tanpa dampak.
Sebagai contoh, perusahaan membandingkan akun PG "sepenuhnya" dengan akun Kim Kardashian, yang akunnya baru-baru ini menampilkan gambar bagian belakangnya dan menjadi berita utama.
“Menolak kemampuan kami untuk mempromosikan merek kami dan mengembangkan bisnis kami sambil terus menghapus, membungkam, dan menyensor keberadaan pekerja seks dan merek dewasa adalah kekerasan dan sangat merusak,” tulis Pornhub.
Baca Juga: Ungkap Akun Fake, Nikita Mirzani Seret Pembully Anaknya Ke Polisi
“Hal ini dianggap diskriminasi yang dihadapi industri dewasa, itu berbahaya dan mengancam mata pencaharian kita,” tambahnya.
Akun Instagram Pornhub awalnya dinonaktifkan tiga minggu lalu, sebuah langkah yang menurut perusahaan bersifat sementara pada saat itu.
Berita itu muncul ketika perusahaan induk Pornhub yang berbasis di Luksemburg, MindGeek, menghadapi tuduhan bahwa itu tidak cukup untuk memoderasi konten, seperti yang ditulis oleh seorang mantan moderator konten Pornhub untuk The Verge awal tahun ini.
Dilansir laman The Verge mengutip Motherboard, Kamis (29/9/2022), Meta mengklaim bahwa selama dekade terakhir, Pornhub telah berulang kali melanggar persyaratan layanannya terkait konten vulgar, konten dewasa, dan ajakan seksual.
Namun, New York Post mengungkap bahwa akun tersebut baru-baru ini melanggar aturan terhadap ajakan seksual dengan mendorong pengguna Instagram untuk meninggalkan platform media sosial dan mengunjungi situs porno.
Berita Terkait
-
Gampang Banget, Ini 5 Cara Download Foto Instagram dengan Resolusi Tinggi
-
Orang Tua NewJeans Buka Akun Instagram untuk Klarifikasi Konflik dengan HYBE
-
Rebut! Ini Cara Dapat Akun FF Sultan Gratis Hari Ini, Buruan Klaim!
-
Jelang Debut, Hearts2Hearts Buka Akun Instagram dan Unggah Foto Eksklusif
-
Selena Gomez Hapus Video Menangis di Instagram Usai Bahas Isu Imigran Gelap
Terpopuler
- Kiper Diaspora dari Jerman Sudah Tiba di Indonesia, Langsung Gabung Skuad Garuda
- Norman Kamaru Sekarang Kerja Apa? Eks Briptu yang Dulu Viral Joget 'Chaiyya Chaiyya'
- Direktur Olahraga Belanda: Saya Pikir Timnas Indonesia Akan...
- Perdana Tunjukan Foto Anak Kedua, Rizky Billar Diprotes: Gusti...
- LHKPN Disorot Eks Penyidik KPK, Netizen Tak Percaya Harta Raffi Ahmad Rp1 Triliun: Napas Dia Aja Setara Gaji UMR
Pilihan
-
Bertemu di Karanganyar, Ahmad Luthfi Tugaskan Relawan Inventarisir Masalah Daerah
-
Dicari Aparat dan Warga, Suami Ini Malah Ditemukan Dugem di Bali
-
HUT Damkar Nasional di Bontang: 3.000 Peserta Hadir, Presiden Prabowo Dijadwalkan Datang, Anggaran Capai Rp 4 Miliar
-
Dinamika Politik Kaltim: MK Masih Berproses, Pelantikan Gubernur Tertunda?
-
Bandara 'VVIP' IKN Terdampak Banjir, Warisan Jokowi Disebut Hanya Kerusakan untuk Bangsa
Terkini
-
Waspada Buaya Lepas! Wisata Pantai Batam Diimbau Tingkatkan Keamanan Saat Liburan
-
Inilah 5 Perbedaan Samsung Galaxy A55 5G dengan Samsung Galaxy A35 5G
-
Longsor di Batam, 13 Orang Dievakuasi, 4 Masih Dicari
-
Konsultan Keamanan Siber: Tak Ada Serangan Siber Ransomware pada Sistem Perbankan BRI
-
Membongkar Hoax Ransomware yang Dikaitkan dengan BRI