SuaraBatam.id - Tahukah Anda dengan diet Meditrania? diet ini memberikan efek yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Awalnya, diet mediterania diketahui adalah pola makan yang dipraktikan oleh para penduduk di kawasan Mediterania.
Sebuah tempat di Yunani yang bernama Ikaria diketahui terdaftar sebagai zona biru oleh National Geograpic, sama seperti Okinawa, Jepang.
Diet Mediterania berfokus pada konsumsi makanan yang terdiri dari sayuran segar dan buah-buahan.
Selain itu, pola makan ini juga sangat membatasi konsumsi daging merah, dan sebagai gantinya konsumsi makanan laut dan ikan diperbanyak. Ikan dan makanan laut kaya akan omega-3 yang baik untuk tubuh.
Pola makan Mediterania juga mendorong untuk banyak mengonsumsi kacang-kacangan, seperti kacang polong, lentil dan buncis yang mengandung protein dan serat. Sertakan minyak zaitu berkualitas tinggi ke dalam makanan untuk melengkapi nutrisi.
Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan lemak tak jenuh tunggal. Minyak zaitun bisa ditambahkan ke dalam salad sayur, dan agar lebih sedap, tambahkan perasan lemon atau cuka pada sausnya.
Pola makan Mediterania meminimalkan susu kecuali yoghurt. Pasalnya yoghurt mengandung pro biotik yang penting untuk usus.
Dalam jumlah kecil, keju baik untuk tubuh, misalnya saja keju feta. Hidangan Mediterania banyak menggunakan keju feta, terutama di kawasan Ikaria, kawasan penghasil susu kambing besar di Yunani.
Baca Juga: Konsumsi Protein bisa Membantu Menurunkan Berat Badan Tubuh
Hampir di seluruh kawasan Mediterania, asupan alkohol dalam level moderat sudah menjadi budaya. Hal ini bahkan dianggap sebagai perilaku sehat sebab satu gelas anggur sehari baik untuk tubuh.
Kebanyakan orang Yunani memasak dengan bahan-bahan yang minim bumbu. Selain menghemat bujet harian untuk makanan, memasak makanan yang minim bumbu terbukti lebih sehat. Untuk membuat hidangan yang lebih lezat, sudah merupakan hal yang umum jika orang Mediterania menambahkan anggur ke dalam hidangan mereka.
Diet Mediterani bervariasi menurut wilayah dan negaranya, tapi semuanya memiliki kesamaan, yakni terdiri dari sumber protein hewani dan banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.
Menerapkan diet Mediterania terbukti memberikan banyak manfaat, seperti: mengurangi risiko terkena penyakit jantung, stroke, mencegah Alzheimer, menurunkan berat badan secara stabil, mencegah diabetes tipe 2, dan mengurangi peradangan.
Dilihat dari proses memasak dan bahan-bahan yang digunakan, pola makan Mediterania mirip dengan pola makan Jepang: sederhana, alami, dan ramah di kantong. Tertarik mencobanya?
Berita Terkait
-
Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat
-
Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut
-
Mitos dan Fakta Rice Cooker Low Carbo untuk Diet dan Penderita Diabetes
-
Tak Cuma Soal Pola Makan, Ini yang Membuat Berat Badan Sulit Turun
-
5 Rice Cooker Low Carbo yang Murah dan Hemat Listrik, Cocok untuk Program Diet
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI