SuaraBatam.id - Kementerian Perhubungan RI memberikan satu kapal ro-ro KMP Bahtera Nusantara 03 untuk beroperasi di Kepulauan Riau (Kepri).
Direncanakan ro-ro ini mulai beroperasi melayani pelayaran antarpulau dan lintas provinsi pada bulan Oktober 2022.
"Sekarang posisi kapal itu sudah bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi di Tanjungpinang, Senin, dilansir dari Antara.
Junaidi menyebut KMP Bahtera Nusantara 03 sedang menjalani uji kelayakan berlayar.
Setelahnya, akan dilanjutkan dengan penyerahan pengoperasian kepada PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero).
"Baru kemudian dihitung beban subsidi BBM-nya," ujar dia.
Ia menyatakan KMP Bahtera Nusantara 03 akan melayani trayek antarpulau di Kepri yaitu Punggur (Batam) -Tanjunguban (Bintan) - Tambelan (Bintan), ditambah rute lintas provinsi tujuan Sintete (Sambas, Kalimantan Barat).
"Kapal itu diupayakan berangkat melalui Pelabuhan Punggur, lalu Tanjunguban, Tambelan, dan Sintete," ucapnya.
Jadwal keberangkatan KMP Bahtera Nusantara 03 diperkirakan per lima hari sekali. Kapal roro ini mampu menampung sekitar 400 penumpang dan 65 kendaraan roda empat.
"Kapasitas mesinnya 1.500 GT dengan kecepatan 15 knot," sebut Junaidi.
Baca Juga: Belum Diresmikan, Flyover Kopo Bisa Digunakan dalam Kondisi Ini
Junaidi menyampaikan tarif kapal roro KMP Bahtera Nusantara 03, untuk trayek dalam antarpulau di Provinsi Kepri akan ditentukan melalui surat keputusan gubernur. Sedangkan lintas provinsi tujuan Sintete, akan ditentukan oleh pemerintah pusat.
"Tarifnya tentu menyesuaikan dengan harga BBM saat ini," ucap Junaidi.
Sebelumnya, lanjut dia, Provinsi Kepri juga memiliki kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 yang selama ini rutin melayari rute Tanjunguban - Matak - Midai - Penagi - Subi - Serasan - sintete.
"Jadi, khusus KMP Bahtera Nusantara 01 melayari jalur utara. KMP Bahtera Nusantara 03 melayari jalur barat," imbuhnya.
Kehadiran KMP Bahtera Nusantara 03 diharapkan memperlancar arus penumpang dan barang antarpulau maupun lintas provinsi, sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri, khususnya di pulau-pulau terluar.
Sampai sejauh ini daerah dengan luas lautan mencapai 96 persen itu memiliki total delapan kapal roro untuk melayani penumpang angkutan laut antarkabupaten/kota maupun lintas provinsi. [antara]
Berita Terkait
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
-
Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun
-
Terungkap! Alasan Kejagung Tuntut Mati 6 ABK Penyelundup Sabu Hampir 2 Ton di Kepri
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pria Hanyut Terseret Arus usai Terjun ke Laut dari Jembatan Barelang Batam
-
12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat
-
Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
BRI Hadirkan Posko Lebaran 2026, Pemudik Bisa Istirahat Gratis
-
Penumpang Mulai Padati Pelabuhan Batam, Pemudik Datang Naik 18 Persen