SuaraBatam.id - Lebih dari 30 warga Iran terluka saat melakukan demonstrasi untuk memprotes kematian seorang wanita Kurdi berusia 22 tahun.
Wanita Kurdi bernama Mahsa Amini itu diduga meninggal dunia setelah ditangkap dan dipukuli polisi moral di Teheran, Iran.
Hingga kini, kematian Mahsa Amini pada Jumat (16/9/2022) lalu masih menjadi sorotan hangat di dunia.
Hal itu lantaran Mahsa Amini awalnya dilaporkan menderita epilepsi hingga meninggal dunia.
Namun, keluarganya membantah laporan tersebut dan mengklaim ia dipukuli oleh polisi.
Adapun, kronologi kematiannya bermula saat Mahsa Amini mengunjungi Teheran bersama saudara laki-lakinya.
Tiba-tiba ia dijemput oleh polisi di luar stasiun metro dan dimasukkan ke dalam mobil van karena diduga tidak mematuhi peraturan jilbab di negara itu.
Dikutip dari The Guardian, kontroversi tersebut kini melebar menjadi perselisihan bukan hanya tentang penegakan jilbab saja, tetapi akuntabilitas polisi moralitas, serta ketidakpercayaan terhadap penyangkalan pemerintah atas kesalahan laporan awal.
Demonstran awalnya berkumpul di luar rumah sakit Kasra di Teheran, di mana Amini meninggal setelah dia pingsan di pusat penahanan.
Baca Juga: Viral Wanita Berhijab Beri Tutorial Pakai Catok Rambut, Ternyata Bisa untuk Ini!
Jenazahnya kemudian diangkut dengan pesawat ke Saqqez di provinsi asalnya Kurdistan di barat laut Iran untuk dimakamkan pada hari Sabtu.
Polisi telah berusaha meminimalkan jumlah orang yang menghadiri pemakaman, tetapi 1.000 orang dilaporkan berada di sisi kuburan.
Protes kemudian berkumpul di luar kantor gubernur Saqqez, tempat kekerasan terjadi.
Kelompok hak asasi manusia Kurdi melaporkan, pasukan keamanan mengerahkan semprotan merica terhadap pengunjuk rasa, yang menyebabkan lebih dari 30 orang terluka.
Ada juga protes damai pada hari Minggu di fakultas seni rupa di Universitas Teheran, di mana sekira 100 siswa mempertaruhkan hukuman dan membawa poster bertuliskan "wanita, kehidupan, kebebasan".
Kata-kata tersebut juga terdengar di pemakamannya.
Berita Terkait
-
Viral Wanita Berhijab Beri Tutorial Pakai Catok Rambut, Ternyata Bisa untuk Ini!
-
Selamat! Timnas Futsal Maroko Juara Continental Futsal Championship 2022 Thailand
-
Sering Disinggung Netizen Soal Hijab, Begini Jawaban Bijak Najwa Shihab
-
Rekomendasi Scarf Wearing Klamby Wanita, Nyaman Digunakan Sehari-hari
-
Seorang Perempuan di Iran Tewas Usai Ditangkap Polisi, Publik Marah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas