SuaraBatam.id - Eksekutif Twitter tidak menghentikan pengguna di bawah umur untuk melihat unggahan film porno, seperti studi internal yang dilakukan Komisi Perdagangan Federal.
Melansir The New York Post di Jakarta, Jumat (16/9/22) tidak seperti perusahaan media sosial besar lainnya, Twitter mengizinkan pornografi di situsnya.
Selain itu Twitter juga tidak mendeteksi konten terlarang seperti pornografi anak, revenge porn, dan foto-foto “upskirt” non-konsensual setelah diunggah ke situs tersebut.
“Twitter tidak dapat secara akurat mendeteksi eksploitasi seksual anak dan ketelanjangan non-konsensual dalam skala besar,” tulis para peneliti pada bulan April, menurut The Verge.
Dugaan masalah dengan moderasi pornografi dapat dikualifikasikan sebagai masalah privasi dan keamanan pengguna yang dirahasiakan, menurut para pejabat.
Juru bicara Twitter dan Musk menolak berkomentar. FTC tidak menanggapi permintaan komentar.
Namun, Twitter mengatakan bahwa mereka tidak menoleransi eksploitasi seksual anak.
“Kami secara agresif memerangi pelecehan seksual anak secara online dan telah berinvestasi secara signifikan dalam teknologi dan alat untuk menegakkan kebijakan kami” tambah perusahaan. “Tim kami yang berdedikasi bekerja untuk tetap berada di depan aktor yang beritikad buruk dan untuk membantu memastikan kami melindungi anak di bawah umur dari bahaya — baik di dalam maupun offline.”
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Post, mantan Ketua FTC William Kovacic menyerukan agar FTC, yang menurutnya memiliki misi untuk melindungi konsumen, untuk segera menyelidiki tuduhan tersebut.
Dia mengatakan Twitter dapat dikenai denda dalam kisaran USD5 miliar (Rp74,8 triliun) jika terbukti melanggar keputusan persetujuan dengan gagal melindungi pengguna di bawah umur.
Baca Juga: Anti Ribet, Berikut Cara Download Twitter Pakai Savefrom.net
Berita Terkait
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral Rayap Besi Terciduk di Terowongan Pelita Batam, Hancurkan Penutup Parit
-
Video Aksi Bullying Remaja Berjilbab di Batam, Dihajar Tak Melawan
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar