SuaraBatam.id - Sebanyak 60 kontraktor di PHK oleh Perusahaan Mark Zuckerberg, Facebook baru-baru ini. Para kontraktor itu dipekerjakan oleh Meta melalui kantor Accenture di Austin.
Melansir New York Post di Jakarta, Senin (22/8/22) para pekerja ini diberitahu melalui panggilan konferensi video bahwa mereka tak lagi bekerja mulai 2 September, dengan pembayaran berakhir pada 3 Oktober.
Sayangnya, mereka tidak segera ditawari pekerjaan alternatif oleh Accenture, namun mereka diberi tahu dapat melamar kembali untuk pekerjaan baru yang tersedia selama dua minggu ke depan.
Padahal, perusahaan memiliki kesepakatan hampir setengah miliar dolar dengan Meta untuk menyediakan pekerja dalam moderasi konten dan integritas bisnis.
Sebelumnya, pada pertemuan perusahaan 30 Juni, Mark Zuckerberg memperingatkan karyawan akan kemerosotan pasar baru-baru ini.
"Mungkin ini salah satu penurunan terburuk yang pernah kita lihat dalam sejarah baru-baru ini," ujar Mark Zuckerberg, dikutip dari wartaekonomi--jaringan suara.com.
“Secara realistis, mungkin ada sekelompok orang di perusahaan yang seharusnya tidak berada di sini,” kata Zuckerberg.
Forum pertemuan Q&A itu datang di tengah pembekuan perekrutan Meta dan langkah-langkah pemotongan biaya lainnya, karena saham perusahaan turun lebih dari 50 persen tahun ini.
PHK Meta terjadi hanya beberapa hari setelah Apple memberhentikan 100 perekrutnya yang bertanggung jawab untuk mempekerjakan karyawan baru. Apple sebelumnya memperingatkan akan mengekang pengeluaran dan memperlambat perekrutan.
Berita Terkait
-
OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
-
Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya
-
Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham
-
OJK Ungkap Manipulasi Saham Masih Dominan Pelanggaran Pasar Modal
-
Dua Emiten Grup Salim INDF dan ICBP Mau Buyback Saham Rp750 Miliar
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak