SuaraBatam.id - Warga Singapura dan Malaysia diperkirakan akan ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77 di Batam, Kepulauan Riau.
Warga Singapura dan Malaysia akan ikut menyaksikan perlombaan yang digelar di Kecamatan Belakang Padang.
“Warga Singapura dan Malaysia yang mau nonton banyak, mereka sekalian tengok keluarga di Belakang Padang,” ujar Camat Belakang Padang Yudi Admajianto di Batam Kepulauan Riau, Sabtu (13/8/2022).
Untuk peserta perlombaan sampan layar itu sendiri kata Yudi, akan diikuti oleh puluhan tim dari pulau-pulau yang ada di daerah perbatasan.
“Yang mendaftar sudah ada 20 tim, ada dari Pulau Sugi, Pulau Pecung, Pulau Tanjung Pelanduk, Pulau Bulang sama Pulau-pulau di sekitar Kecamatan Belakang Padang,” lanjutnya.
Uniknya untuk cabang perlombaan sampan layar, kemungkinan akan fiikuti peserta dari luar negeri seperti Brunai Darussalam.
“Beberapa hari yang lalu sudah ada dapat kabar kalau dari Brunai ada yang mau ikut serta, tapi mungkin waktu tanggal 17 itu baru tau pastinya apakah ikut atau tidak,” paparnya.
Yudi berharap, pada kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan ini dapat berjalan lancar.
“Mudah-mudahan cuaca bagus dan mendukung,” kata dia.
Baca Juga: Masyarakat Sagulung Masih Kesulitan Mendapatkan Air Bersih, DPRD: Ada Apa dengan BP Batam?
Untuk diketahui, sejumlah permainan rakyat dan tarian tradisional akan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) di Pulau Perbatasan yang akan dimulai dari tanggal 12-18 Agustus 2022.
Sejumlah permainan rakyat yang akan diselenggarakan diantaranya lomba panjat pinang di tengah laut, lomba bakiak, tarik tambang, bulu tangkis, sepak takraw, domino dan lain-lain.
“Pada acara puncak atau tanggal 17 Agustus itu nanti ada lomba sampan layar dan lomba boat penambang antara Pulau Belakang Padang dengan Pulau Sambu,” kata dia.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025