SuaraBatam.id - Pedagang musiman jelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia mulai ramai di beberapa titik jalanan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Para pedagang ini, memanfaatkan lahan kosong di sejumlah bahu untuk menjajakan bendera, umbul-umbul, background dan aksesoris lain bertema hari kemerdekaan.
Salah satunya, Aden pedagang musiman di Jalan Ahmad Yani, Km 5 Tanjungpinang. Dirinya mengaku sudah berjualan bendera merah putih sejak tahun 2012 silam hingga sekarang.
"Saya sudah berjualan bendera merah putih ini sejak tahun 2012 lalu, tiap tahunnya saya berjualan di sini di depan kantor RRI Tanjungpinang," ujar Aden disela-sela melayani pembeli, Senin (8/8/2022).
Mulai berjualan, kata Aden, sejak awal bulan Agustus hingga Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Aden juga menyampaikan, bendera merah putih dan atribut Hari Kemerdekaan ini, didatangkan dari Garut, Jawa Barat.
"Hampir semua yang dijual di Tanjungpinang ini, dari Garut. Karena lebih murah, bahan kain di Garut murah dan berkualitas," kata Aden, yang tinggal di Km 13 Kota Tanjungpinang.
Selain itu, Aden juga mengaku tiap harinya dari penjualan bendera tersebut bisa meraup omset dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Selama lebih kurang 16 hari berjualan, dirinya bisa beromset dari belasan juta hingga puluhan juta.
"Untuk penjualan per harinya, juga tergantung cuaca. Kalau cuaca baik, pembeli ramai," ujarnya.
Untuk pembeli sendiri, lanjut Aden, kebanyakan masyarakat yang membeli bendera merah putih. Sedangkan untuk pembeli dari kantor dan tempat usaha tidak terlalu ramai, biasanya mereka membeli umbul-umbul dan background dinding merah putih.
Baca Juga: Bendera Belum Terpasang, Petugas Tegur Pengusaha di Wilayah Kemirimuka Depok
"Untuk yang paling laku, ya bendera merah putih. Kalau umbul-umbul dan background, biasanya yang beli untuk kantor pemerintah dan swasta, ada juga untuk resort," ujarnya.
Untuk harga, kata Aden, bendera merah putih dari ukuran yang kecil hingga besar dibanderol Rp 35 ribu - Rp 120 ribu. Selain bendera, Aden juga menjual umbul-umbul, untuk umbul-umbul warna-warni Rp 30 ribu dan yang bercorak Hari Kemerdekaan dihargai Rp 60 ribu.
"Sedangkan background dinding merah putih, tergantung pilihan ada yang Rp 350 ribu dan Rp 500 ribu. Kita juga ada menjual bendera kecil untuk aksesoris kendaraan harganya Rp5 ribu saja," jelasnya.
Aden memilih berjualan bendera merah putih ini, tentunya banyak yang mencari menjelang Hari Kemerdekaan RI. Selain itu, juga beromset lumayan besar dengan waktu yang singkat.
"Alhamdulillah untuk keuntungan sangat lumayan, tapi penjualan ini kan musiman tiap tahunnya. Kalau hari biasanya, saya berjualan tirai bambu, meja bulat," pungkasnya.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan
-
17 Agustus dan Dilema Mengibarkan Bendera: Apakah Kita Benar-benar Merdeka?
-
Personel Band Massive Attack Dicekal Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser
-
Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
-
Kapan Mulai Pasang Bendera Merah Putih? Simak Aturan Resmi dan Tata Cara Pengibarannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya