SuaraBatam.id - Partai Demokrat melalui Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Kepri, Didik Mukrianto menegaskan bahwa pihaknya tidak menjalankan Politik Dinasti.
Hal ini terlontar guna menanggapi pernyataan Eks Ketua DPD Demokrat Kepri, Asnah yang menyebutkan bahwa DPP Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, menjanjikan posisi strategis bagi menantunya.
"Demokrat bukanlah partai yang bisa diatur demi kepentingan pribadi. Saya selaku pengurus DPP Pusat juga menegaskan, bahwa tidak pernah ada janji seperti itu," ungkapnya saat ditemui di Batam, Rabu (3/8/2022).
Sebelumnya, Asnah menyebutkan sebelum resmi mengundurkan diri dari Parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), DPP Demokrat sempat menahan dirinya untuk keluar.
Permintaan penundaan ini, juga dikarenakan pihak Demokrat kembali menjanjikan sebuah posisi bagi Kamaruddin Muda.
Asnah melanjutkan, permasalahan itu sebenarnya bermula saat penentuan ketua DPC Kota Batam.
Saat itu, DPP tetap memilih Ichsan sebagai ketua meski hanya mendapatkan empat dukungan, sedangkan Kamarudin mendapat 8 dukungan.
"Kami tidak menjanjikan apapun, partai ini taat asas dan taat aturan. Nah. Jika ingin berkompetisi dan menjai pemimpin harus mekanisme itu. Kami DPP tidak bisa diatur. Kami bukan partai yang praktis tapi yang kami kedepankan itu untuk rengnerasi kader kami," tegasnya.
Didik Mukrianto juga memastikan saat ini kondisi internal di Demokrat Kepritetap stabil dan solid.
Baca Juga: AHY Ingatkan Tiga Ancaman Rusak Pemilu 2024: Politik Uang, Politik Identitas, Hoaks
Pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah strategis dan konsolidasi internal partai dengan baik, salah satunya langsung mengeluarkan nama-nama pengurus yang mengundurkan diri.
"Kami akan melakukan perubahan kepengurusan khususnya mengeluarkan nama-nama yang mengeluarkan diri," paparnya.
Tidak hanya itu, sebagai Plt di Demokrat Kepri, Didik juga mengemban satu tugas khusus yakni melakukan persiapan Munas Luar Biasa (Munaslub), dalam pemilihan struktur pengurus baru bagi Kepulauan Riau.
"Untuk hal ini, akan saya lakukan secepatnya karena saya juga masih memiliki tugas di DPP," terangnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
-
Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf
-
Waketum PAN Sebut Pilkada Lewat DPRD Layak Dipertimbangkan: Bisa Tekan Politik Uang dan Dinasti
-
Analis Beberkan Peluang PKS-Demokrat Berkoalisi di 2029, Mau Usung Prabowo Lagi?
-
Demokrat Tolak Tunjangan Rumah DPR RI: Tidak Tepat di Tengah Kesulitan Rakyat
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen