SuaraBatam.id - Video pasangan suami istri (pasutri) yang mengajak bayi mereka yang baru berusia 6 bulan mendaki gunung, viral di media sosial.
Video tersebut diunggah di TikTok pribadi sang ibu bayi, @niavennya pada Jumat (29/7/2022) lalu.
Dalam video tersebut, akun @niavennya menceritakan peristiwa saat dirinya mendaki gunung bersama sang suami.
Tidak seperti biasa, ia justru membawa sang bayi yang baru berusia 6 bulan untuk ikut mendaki gunung bersama bersama.
Sang ibu terlihat menggendong bayinya menggunakan kain jarit dan mengenakan selimut untuk menutupi tubuh sang bayi.
Sang ibu hanya membawa satu tas kecil yang diselempangkan ke belakang.
Sementara, ayah sang bayi terlihat lengkap membawa tas besar yang diperuntukkan untuk keperluan keluarga kecilnya.
Bayi tersebut terlihat tenang dan beberapa foto lainnya tampak tertidur.
Menurut keterangan dalam video, pasutri tersebut ingin membawa sang bayi mendaki gunung untuk pertama kali di usia yang menginjak 6 bulan.
Baca Juga: Buat Orang Tua, Ini 5 Tips Berhubungan Seks Saat Sekamar Bersama Bayi
"Duit bisa dicari, kapan lagi ajak bayi 6 bulan naik gunung untuk pertama kali," tulis akun @niavennya dalam videonya.
Alhasil, aksi pasutri yang membawa bayi berusia 6 bulan untuk mendaki gunung itu menjadi viral di media sosial.
Hingga Rabu (3/8/2022), video tersebut telah ditonton lebih dari 2 juta kali.
Video tersebut juga disukai lebih dari 142 ribu kali dan mendapat lebih dari 5 ribu komentar dari warganet.
Namun, aksi pasutri tersebut justri menjadi perdebatan di media sosial.
Ada yang setuju, ada pula yang menentang aksi mereka karena menilai membahayakan bayi.
Berita Terkait
-
3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal
-
Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?
-
Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global
-
Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant