SuaraBatam.id - Bersempena dengan pendaftaran peserta Pemilu 2024, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) turut melebarkan sayap di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Ketua Pimpinan Cabang (Pimcab) Partai PKN Kota Batam, Muhammad Rizky Aji Perdana mengatakan Partai besutan Gede Pasek Suardika atau para loyalis Anas Urbaningrum ini, hadir dengan fokus terhadap peran aktif para pemuda di Batam.
"Sebagai partai politik baru di Indonesia, saat ini secara umum kami memang ingin fokus terhadap para pemuda," terangnya saat ditemui, Selasa (2/8/2022).
Rizky menuturkan sesuai dengan ideologi partai yang lahir pada 28 Oktober 2021 lalu, dan memiliki nama awal Partai Karya Perjuangan.
Kata dia, PKN siap membangkitkan euforia berpolitik yang berkualitas, dinamis dan berjiwa nusantara, yang dibangun dari pemikiran para anak muda yang menginginkan politik Indonesia tidak mengandung asas politik oligarki.
"Partai ini hadir dengan formula bahwa, harus menjadi rumah yang sehat untuk menciptakan anak muda yang bagus untuk berpolitik," lanjutnya.
Pihaknya mengaku membuka kesempatan bagi para muda yang kritis dan ingin melakukan perubahan terutama di dalam sistem perpolitikan Indonesia saat ini.
"Cara yang kami terapkan juga berbeda. Tidak hanya mengkritik saja, tapi juga perlu melakukan perubahan dari dalam. Bagi yang tertarik bergabung kami membuka pintu selebar-lebarnya tanpa ada persyaratan apapun," paparnya.
Rizky mengungkapkan, saat ini Partai PKN Kota Batam telah memiliki 10 anak cabang di tingkat Kecamatan Kota Batam dan ditargetkan akan rampung dalam waktu dekat.
"Untuk sekarang kami memiliki 36 anggota dan 11 pengurus untuk Kota Batam dan peluang untuk anggota baru masih terbuka luas," ujarnya.
Selain itu, meski partai ini tergolong baru dan memiliki banyak pesaing, PKN Kota Batam turut menargetkan mengikuti kontestasi pemilihan legislatif pada 2024 mendatang.
"Kami optimis untuk bisa mendapatkan satu kursi di Kota Batam. Tapi untuk target tentu yang terbaik, yakni satu fraksi," tegasnya.
Sedangkan untuk arah koalisi, Rizky mengaku bahwa untuk Kota Batam sampai saat ini belum memikirkan hal tersebut.
Hal ini diungkapkannya karena Partai PKN bukan merupakan sayap kanan atau kiri.
"Kami sayap tengah dan semuanya berteman. Dengan formula terbaru yang digodok pimpinan pusat, PKN adalah Partai yang mengutamakan asas keadilan. Saya harap PKN tetap selalu seperti itu," tutupnya.
Berita Terkait
-
Review Ciao Kedai Dimsum Batam: Tempat Healing dan Spot Nulis Paling Tenang
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki
-
Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi
-
Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar