SuaraBatam.id - Baim Wong diketahui suka membuat konten bagi-bagi uang dan prank. Meskipun bersifat hiburan, beberapa kontrennya justru memicu hujatan dari netizen.
Saat tampil di podcast Denny Sumargo, Baim Wong menyadari hal itu, karena menurutnya ia membuat konten demi cuan.
"Sadar banget," kata ayah dua anak itu dikutip dari tayangan CURHAT BANG Denny Sumargo, Senin (1/8/2022).
Baim Wong menjelaskan bahwa niatnya membuat konten murni untuk hiburan dan membantu orang.
"Jadi sebenarnya, awalnya kalau misal dibilang ini adalah konten itu ya, awalnya kita tidak tahu, namanya social experiment, prank pun kita tidak tahu namanya," jelas Baim.
"Cuma gue tahunya jahil, ya udah, gue suka ngebantu orang, ya udah, orang yang bilang sama gue," sambung pendiri PT Tiger Wong Entertainment itu.
Baim Wong meluruskan awalnya dia tidak tahu apa yang dikerjakan disebut konten. Baim pun bodo amat dengan apa kata orang tentang pekerjaannya.
"Kalau misalkan semuanya dari awal gue sudah berencana ini adalah sebuah konten, kayaknya salah banget, karena dari awal tidak tahu semua istilah itu," cetus Baim Wong.
"Yah jadinya seperti ini karena memang terserah ya orang mau bilang apa mengenai kita, apa yang gue kerjain, cuma yang lebih tahu kita sendiri kok, bro," imbuhnya.
Denny Sumargo kemudian bertanya apakah Baim Wong bisa memikirkan dampak buruk yang mungkin mempengaruhi anak-anaknya.
Tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang akan mencibir Kiano dan Kenzo karena ayah mereka suka "jual kemiskinan."
"Bisa, tapi nggak kepikiran," kata Baim Wong.
"Akan membuang-buang energi gue gitu, kalau gue mikirin itu. Nggak, gue orangnya nggak gitu, nggak mikirin jauhnya apa orang akan bilang. Nggak," tegasnya.
Baim Wong mengaku tidak pernah membaca komentar jahat yang beredar di internet tentang apa yang dilakukannya selama ini.
Berita Terkait
-
Suamiku Lukaku: Ketika 'Suami Idaman' Justru Menjadi Mimpi Buruk di Balik Pintu Rumah
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis
-
Ulasan Film Suamiku Lukaku: Isu KDRT yang Diangkat dengan Sensitif dan Kuat
-
Paula Verhoeven Tunjukkan KTP Baru Berstatus Cerai Hidup
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Penemuan Kerangka Wanita Tanpa Identitas di Batam, Kepala Sudah Lepas
-
Pria Diduga Hina Suku Melayu Ditangkap Polresta Barelang, Sempat Minta Maaf
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi