SuaraBatam.id - Nokia pernah berjaya di masanya. Semula dikenal sebagai produsen ponsel terbesar di dunia.
Perusahaan ini telah mengakar lebih dari 150 tahun. Telah melalui dua perang dunia dan masih bertahan.
Melansir dari Wartaekonomi--jaringan suara.com, sebelum menjadi perusahaan ponsel, jauh sebelumnya perusahaan sudah banyak bergelut dengan berbagai bisnis.
Perusahaan ini telah ada selama lebih dari 150 tahun. Telah melalui dua perang dunia dan masih bertahan.
Perusahaan berkelana ke berbagai industri seperti karet, kertas, kabel, dan kemudian elektronik dan telekomunikasi.
Nokia menjadi salah satu perusahaan raksasa Fortune Global 500 tahun 2020. Total pendapatan atau revenue di tahun itu mencapai 26 miliar dolar AS dengan keuntungan 7,8 miliar dolar.
Awalnya produsen pulp dan kertas, Nokia didirikan sebagai Perusahaan Nokia pada tahun 1865 di sebuah kota kecil dengan nama yang sama di Finlandia tengah.
Ketika industri menjadi semakin intensif energi, perusahaan bahkan membangun pembangkit listriknya sendiri.
Namun selama bertahun-tahun, Nokia tetap menjadi perusahaan penting namun statis di sudut Eropa utara yang relatif terlupakan. Saham Nokia pertama kali tercatat di bursa Helsinki pada tahun 1915.
Baca Juga: Berbaju Koko dan Modus Minta Sumbangan, Pria Ini Gondol Ponsel Warga Bontang Baru
Perubahan besar pertama di Nokia terjadi beberapa tahun setelah Perang Dunia II. Terlepas dari kedekatannya dengan Uni Soviet, Finlandia selalu tetap terhubung secara ekonomi dengan Skandinavia dan negara-negara Barat lainnya, dan seiring dengan meluasnya perdagangan Finlandia, Nokia menjadi eksportir terkemuka.
Selama awal 1960-an Nokia mulai melakukan diversifikasi dalam upaya untuk mengubah perusahaan menjadi konglomerat regional dengan kepentingan di luar perbatasan Finlandia. Tidak dapat memulai pertumbuhan internal yang kuat, Nokia mengalihkan perhatiannya ke akuisisi.
Namun, pemerintah berharap untuk merasionalisasi dua industri dasar yang berkinerja buruk, mendukung ekspansi Nokia di dalam negeri dan mendorong merger akhirnya dengan Finnish Rubber Works, yang didirikan pada tahun 1898, dan Finnish Cable Works, yang dibentuk pada tahun 1912, untuk membentuk Nokia Corporation.
Ketika penggabungan selesai pada tahun 1966, Nokia terlibat dalam beberapa industri baru, termasuk operasi kabel terintegrasi, elektronik, ban, dan alas kaki karet, dan telah melakukan penawaran saham publik pertamanya.
Pada tahun 1967 Nokia mendirikan sebuah divisi untuk mengembangkan kemampuan desain dan manufaktur dalam pemrosesan data, otomasi industri, dan sistem komunikasi.
Divisi ini kemudian diperluas dan dibuat menjadi beberapa divisi, yang kemudian berkonsentrasi pada pengembangan sistem informasi, termasuk komputer pribadi dan workstation, sistem komunikasi digital, dan telepon seluler. Nokia juga memperoleh posisi yang kuat dalam modem dan sistem perbankan otomatis di Skandinavia.
Berita Terkait
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Juni 2026: RAM Besar, Lancar untuk Multitasking sampai Gaming
-
Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan
-
Bocoran Galaxy Z Fold8: Bodi Super Ringan 210 Gram dan Minim Lipatan Layar
-
Dibanderol Rp750 Juta, Ponsel Lipat Vertu AlphaFold Dilapisi Kulit Eksotis dan Emas Berlian
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional