SuaraBatam.id - Kandidat capres Indonesia 2024 rupanya turut disorot media Jepang.
Hal itu diketahui dari pengguna TikTok bernama @septiana_maulin yang membagikan video saat ia membaca koran di Jepang.
Akun @septiana_maulin sangat rajin dalam mengunggah kehidupannya di Jepang melalui platform video pendek.
Ia kali ini merekam video yang memperlihatkan pemberitaan capres Indonesia.
Di satu kolom pemberitaan, koran tersebut membahas kandidat capres Indonesia 2024 yang paling potensial.
"Para calon presiden Indonesia 2024 masuk koran Jepang," tulis @septiana_maulin pada caption-nya. Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 300 ribu kali dan memperoleh 28 ribu tanda suka.
Video diyakini menyoroti kolom pemberitaan internasional.
Kita dapat melihat berita tentang Indonesia di bagian tengah dan berita dampak konflik Rusia - Ukraina di bagian kanan.
Melansir hitekno, terdapat tiga foto kandidat di koran itu yaitu Ganjar Pranowo (53), Prabowo Subianto (70), dan Anies Baswedan (53).
Deskripsi memperlihatkan bahwa Ganjar Pranowo berasal dari PDIP, Prabowo Subianto sebagai ketua Gerindra, dan Anies Baswedan yang belum memiliki kendaraan politik.
Dengan memanfaatkan Google Lens dan fitur translate, ditemukan nama lain yang disebut pada isi pemberitaan yaitu Megawati Soekarnoputri.
Koran itu sepertinya membahas bahwa tiket capres PDIP masih menunggu keputusan Megawati.
Terdapat pula pemberitaan bahwa Prabowo Subianto telah kalah dua kali berturut-turut dari Jokowi. Ia disebut memiliki pengalaman dan waktu lebih untuk bertarung di Pemilu 2024.
Meski tidak mempunyai kendaraan politik, Anies Baswedan potensial menjadi capres Indonesia karena elektabilitasnya yang masuk dalam radar lembaga survei.
Postingan video viral mengenai kandidat capres Indonesia yang masuk koran Jepang memancing beragam komentar dari netizen.
Berita Terkait
-
Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak
-
Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant