SuaraBatam.id - Kebutuhan hewan kurban Hari di Raya Idul Adha diprediksi tidak mencukupi untuk Batam. Sebelumnya ditemukan ratusan kambing asal Lampung mati diperjalanan menuju Batam.
Penasehat Asosiasi Pedagang Peternak Sapi dan Kambing Kota Batam, Musofa menuturkan selain kematian kambing kurban saat perjalanan, penghentian pengiriman hewan ternak juga mengurangi stok.
"Untuk sapi dan kambing sudah dihentikan pengirimannya. Total sapi yang dikirim dari Lampung Tengah 813 ekor dan kambing 2.770 ekor," ungkapnya, Selasa (5/6/2022).
Sementara, untuk Idul Adha total diperkirakan kebutuhan hewan kurban di Batam mencapai angka 15 ribu untuk kambing dan 3.000 ekor untuk sapi.
Untuk diketahui sebelumnya, sebanyak 177 hewan kurban kambing mati di perjalanan saat pengiriman Lampung Tengah ke Kota Batam, dengan total kambing yang sehat sebanyak 2.770 ekor.
Kondisi ini membuat sejumlah pedagang hewan kurban rugi, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp442.500.000 apabila satu ekor kambing dibanrol dengan harga Rp2,5 juta.
Ada beberapa faktor yang membuat hewan kambing mati saat perjalanan, salah satunya perjalanan dari Lampung Tengah menuju Kota Batam (Port to Port) membutuhkan waktu yang lama, yakni 4 hari 3 malam.
Untuk kambing yang dinyatakan meninggal dalam perjalanan, ditegaskannya dibuang ke laut saat kapal pengangkut dalam perjalanan.
Faktor kedua, pakan kambing habis diperjalanan, walaupun sebelum berangkat prediksi pakan mencukupi sampai ke tempat tujuan.
Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2022 Islami, Siap Dibagikan saat Lebaran Haji
Guna mengatasi prediksi kekurangan hewan ini, Musofa menuturkan salah satu pilihan adalah mengurangi pesanan dari konsumen.
"Misalnya ada yang memesan enam ekor, pihaknya hanya memberikan dua ekor," paparnya.
Tidak hanya itu, pendistribusian bagi rumah makan dan pedagang daging segar akan beralih sementara, dan fojus untuk pemenuhan kebutuhan Idul Adha.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan