SuaraBatam.id - Kementerian Keuangan kembali membuka pendaftaran program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 pada tahun 2022.
LPDP adalah sebuah lembaga pengelola dana abadi untuk mendanai beasiswa yang berada di bawah pengawasan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 sudah dibuka 4 Juli 2022 sampai 5 Agustus 2022 dengan rangkaian proses seleksi hingga diperoleh Awardee terpilih akan berlangsung sampai 11 November 2022.
link pendaftaran resmi LPDP dan panduan resmi LPDP dapat diakses melalui website resmi LPDP Kementerian Keuangan.
Ketentuan umum dan teknis dalam kebijakan beasiswa LPDP tahap 2 tahun ini dapat diakses melalui website resmi Kemenkeu yang diantaranya mencakup program beasiswa afirmasi, beasiswa targeted, dan beasiswa umum.
Berikut jadwal pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 2022
- Pendaftaran Beasiswa: 4 Juli - 5 Agustus 2022
- Seleksi Administrasi: 8-19 Agustus 2022
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 22 Agustus 2022
- Seleksi Bakat Skolastik: 29 Agustus - 10 September 2022
- Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 15 September 2022
- Seleksi Substansi: 26 September 0 4 November 2022
- Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 11 November 2022
Alur Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022
- Pertama melakukan pendaftaran secara online melalui situs pendaftaran Beasiswa LPDP, https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
- Kemudian melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang yang menjadi syarat pendaftaran.
- Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
- Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis dibuat/diterbitkan pada tahun 2022
(informasi detail terkait dokumen dapat dilihat pada booklet atau buku panduan masing-masing program).
LPDP menyediakan program beasiswa magister/doktor untuk putra-putri terbaik Indonesia dan mendukung program beasiswa lainnya dari Kementerian/ Lembaga terkait.
Proses seleksi ini dilakukan secara daring atau luring, atau gabungan daring dan luring (hybrid) menyesuaikan kebijakan pemerintah tersebut.
Seluruh proses seleksi beasiswa LPDP ini dilakukan dengan prinsip, good governance, transparan, akuntabel, anti-diskriminasi, dan anti-KKN.
LPDP mengimbau calon pendaftar untuk berpedoman pada informasi yang disebarkan oleh kanal resmi LPDP.
Dan selalu berhati-hati atas segala bentuk penipuan dan tindak kriminal lainnya.
Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 paling cepat diberlakukan pada bulan Januari 2023.
Berita Terkait
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri
-
Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI
-
Berapa Biaya Hidup Bulanan LPDP? Ini Bedanya di Dalam dan Luar Negeri
-
LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026