SuaraBatam.id - Merasa tak kapok cabuli anak tirinya, seorang bapak inisal LN, warga Kabil Batam akhirnya dilaporkan ke polisi.
LN telah mencabuli anak perempuan tirinya berusia 14 tahun. LN melakukan perbuatan bejatnya itu saat istrinya tak di rumah.
Melansir batamnews--jaringan suara.com, Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu M. Rizky Saputra menyebutkan pelaku sempat dipergoki oleh istrinya sebelumnya.
LN meminta maaf dan berjanji tak akan mengulanginya. Entah kenapa istrinya yang notabene ibu kandung Mawar luluh dengan permintaan maaf itu.
"Ibu korban yang merupakan istri pelaku sempat memergoki perbuatan pelaku namun sudah dimaafkan oleh ibu pelaku," ujar Rizky, Sabtu (2/7/2022).
Namun, LN kembali melakukannya Rabu (13/4) lalu. Saat itu sang istri sedang pergi ke rumah tetangga.
Lagi-lagi aksi LN kepergok. Ia pun mengaku khilaf.
"Keesokan harinya istrinya mau pulang kampung, merasa khawatir jadinya Mawar dititipkan ke rumah mertuanya," kata Kapolsek.
LN malah menjemput Mawar dengan alasan hendak beribadah ke gereja. Namun karena cuaca hujan, LN urung ke gereja.
"Di rumah, malah ia mengajak korban untuk melakukan persetubuhan," terang Kapolsek.
Baca Juga: Mangkir Lagi, Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Terduga Pelaku Pencabulan Bakal Dijemput Paksa
Mawar yang kemudian jengah dengan perbuatan ayah tirinya bercerita panjang lebar ke ibunya.
Betapa syok perempuan itu jika anaknya sudah dicabuli berulang oleh LN sejak Januari 2022.
Terungkap juga kenapa Mawar tak pernah menceritakan hal yang ia alami. Ternyata ia juga diancam oleh LN.
Namun kali ini, pintu maaf istri LN sudah tertutup.
"Ia melapor ke Polsek Nongsa atas apa yang telah diperbuat oleh suaminya," pungkas Iptu Rizky.
Berita Terkait
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang