SuaraBatam.id - Rekan Jeffrey Epstein, Ghislaine Maxwell divonis penjara 20 tahun pada 28 Juni 2022. Mantan sosialita Inggris itu bekerja sama dengan Jeffrey Epstein dalam kasus perdagangan anak bawah umur di New York.
Jeffrey Epstein seorang terpidana sex ditangkap oleh otoritas federal pada Juli 2019 dan dia bunuh diri di penjara federal New York City setelah satu bulan dia ditangkap.
Melansir Hops.id, Ghislaine Maxwell, teman dan pacarnya juga terlibat dalam perdagangan anak dibawah umur.
Jaksa akan menghukum Ghislaine Maxwell selama 30 hingga 55 tahun tapi pengacara Maxwell meminta keringanan hukuman agar Ghislaine Maxwell dipenjara selama 20 tahun.
Jaksa federal New York telah memvonis Ghislaine Maxwell atas perdagangan anak dibawah umur, seks ilegal, dan dua tuduhan konspirasi pada bulan 29 desember 2019 atas 6 dakwaan yang telah dilakukannya.
Jaksa bahkan memutuskan selama 6 hari untuk menghukumnya. Hakim distrik AS, Alison J Nathan juga telah menjatuhkan denda U$750.000 kepada Maxwell.
Ghislaine Maxwell dibawa ke ruang sidang dengan borgol kaki dan menjalani persidangan selama 3 jam.
Dia terlihat gelisah karena berulang kali menyentuh rambut dan menyelipkan rambutnya ke belakang telinga, dan menggaruk lehernya.
Namun Ghislaine Maxwell tidak meminta maaf atas tindakannya tapi ketika dia berbicara di podium dan mengatakan dia berempati dengan korban yang terlibat dalam kasus perdagangan anak.
Baca Juga: 149 Buruh Migran Indonesia Meninggal Dunia di Penjara Malaysia, DPR Minta Usut Dugaan Penyiksaan
Dan dia juga mengakui bahwa dia pantas dihukum karena telah membantu Jeffrey Epstein untuk melakukan kejahatan tersebut.
“Saya akan tetap berbuat baik terlepas dari hubungan saya dengan Epstein dan kasus seperti ini telah mencemarkan nama baik saya," Ghislaine Maxwell dikutip Hops.id dari The Guardian.
Berita Terkait
-
Rincian Hukuman Berat Jayden Oosterwolde, Penjara Hingga...
-
Pemain Keturunan Indonesia Jayden Oosterwolde Divonis Penjara 1 Tahun 4 Bulan
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen