SuaraBatam.id - Seorang anggota TNI AD bernama Pelda (PM) Erwin Kurnia meninggal saat salat berjamaah di Masjid Baitul Karim, Kabupaten Karimun.
Almarhum Erwin Kurnia diketahui meninggal usai rukuk pada rakaat pertama salat berjamaah Ashar pada Sabtu (18/6/2022).
Seorang jamaah Masjid Baitul Karim, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), meninggal usai rukuk pada rakaat pertama salat berjamaah Ashar, Sabtu (18/6/2022).
"Pada rukuk rakaat pertama, almarhum ini tidak bangun dan terjatuh. Saat itu, ia salat di shaf atau barisan ke tiga," kata jamaah masjid, Rio dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
Diketahui, mendiang Erwin Kurnia berdinas di Polisi Militer (POM) AD Tanjungbalai Karimun. Ia meninggal pada usia 48 tahun.
Erwin yang sedang salat tiba-tiba terjatuh dan hal itu membuat beberapa jamaah yang berada di samping membatalkan salatnya.
Jamaah kemudian membantu almarhum ke bagian tepi. Sebagian jamaah lainnya tetap melanjutkan salat berjemaah, karena baris pada bagian depan tidak mengetahui peristiwa tersebut.
"Baru, setelah salat jamaah yang lain tau. Dan kebetulan juga ada dokter yang menjadi jamaah saat itu, saat diperiksa sudah meninggal dunia," ujarnya.
Sontak kejadian itu membuat jamaah lainnya kaget. Begitu juga dengan warga sekitar yang kenal dengan almarhum.
Kondisi anggota TNI AD itu terpejam dengan wajah yang bersih dan berseri-seri. Dia meninggal pada saat berada di masjid dan sedang menjalankan salat.
Hal itu diketahui memang menjadi permintaan almarhum saat bercerita-cerita dengan jamaah lainnya. Bahwa, ia ingin meninggal pada saat berada di masjid, serta meminta juga untuk dikebumikan di daerah tempat ia meninggal.
"Almarhum memang meminta, kalau meninggal di masjid. Perkataan itu hampir semua jamaah masjid mengetahuinya," ujar Rio.
Disebutkan juga bahwa almarhum juga sangat rajin beribadah dan selalu menunaikan salat lima waktu berjamaah. Serta juga aktif dalam kegiatan keagamaan yang dilakukan Masjid Baitul Karim.
Dengan kepergian almarhum untuk selamanya, jamaah masjid merasa sangat kehilangan sosok yang selalu tertawa itu.
"Kami kehilangan sosok yang baik hati, yang suka bergaul dan bercanda. Allah memuliakannya dengan wajah berseri dan bersih," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Ansar Ahmad: Izin Hutan Lindung untuk Bandara Karimun Diproses KLHK
-
KLM Bintang Surya Terbakar di Perairan Karimun, 1 Orang Tewas
-
Kapal Bawa Barang Kelontong Terbakar di Perairan Karimun, Satu Kru Tewas
-
Aksinya Terekam Kamera, Jamaah Aniaya Pengurus Masjid di Batam Ditangkap
-
Melihat Kepri, Provinsi Strategis secara Bisnis hingga Politis bagi Indonesia
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan