SuaraBatam.id - K-pop BTS membantah bahwa mereka akan membubarkan grup setelah pengumuman penghentian aktivitas belum lama ini.
“Kami akan mencoba untuk menunjukkan penampilan yang baik sebagai tim atau individu," kata RM melalui sebuah unggahan di platform Weverse, dikutip dari Yonhap pada Kamis, 16 Juni 2022.
RM mengaku dirinya bahkan mendapat panggilan telepon paling banyak semenjak sembilan tahun berkarier.
Pengumuman itu mengejutkan banyak pihak termasuk penggemar dan media, baik di Korea Selatan maupun di luar negeri tersebut.
Pengumuman yang disampaikan melalui video di YouTube itu juga menimbulkan spekulasi bahwa “hiatus” secara praktis berarti tidak akan ada lagi kegiatan grup atau grup akan dibubarkan karena mereka akan menjalani wajib militer mulai tahun ini.
“Mereka memasukkan banyak kata kunci sensasional seperti 'pembubaran' atau 'menghentikan aktivitas’. Bukannya saya tidak tahu ini bakal terjadi atau saya tidak mempersiapkannya, hanya saja saya merasa ini pahit,” kata RM.
Sementara itu, anggota termuda BTS, Jungkook, juga membantah rumor tersebut dalam video V Live barunya pada Rabu (15/6) malam. Ia mengatakan dirinya perlu sedikit mengklarifikasi rumor tersebut dan mengatakan bahwa BTS masih terdapat banyak hal yang harus mereka lakukan sebagai sebuah grup.
“Kami mengatakan, kami akan melakukan kegiatan individu tetapi tidak pernah mengatakan kami akan berhenti sebagai BTS. Kami tidak punya niat untuk berhenti dan masih memiliki banyak rencana grup yang tersisa. BTS akan selamanya,” katanya.
Sebelumnya pada Rabu (15/6), agensi Hybe mengirim surel panjang kepada karyawannya yang menyangkal rumor pembubaran BTS. Hybe juga merilis pernyataan dengan menolak penggunaan kata “hiatus”.
Baca Juga: V BTS Raih 8 Juta Pengikut di Spotify, Pencapaian Debut Solonya Dinantikan
Dalam video pada YouTube pada Selasa (14/6), grup itu berbicara dalam bahasa Korea namun kata “hiatus” digunakan pada teks bahasa Inggris yang disertakan dalam video.
“BTS tidak hiatus. Anggota akan lebih fokus pada proyek solo saat ini,” kata pernyataan itu.
Menurut laporan Vairety, saham Hybe di perdagangan Korea Selatan turun hampir 28 persen menyusul pengumuman BTS yang disampaikan Selasa (14/6). Saham Hybe turun sekitar 25.000 won pada Rabu pagi dan terus turun sepanjang hari, menghapus kapitalisasi pasar sekitar 1,7 miliar dolar AS. [antara]
Tag
Berita Terkait
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis