SuaraBatam.id - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam menambah dua layanan kesehatan di Gedung RSBP Batam, Sekupang, Senin (13/6).
Adapun layanan tersebut adalah Klinik Anak dan Instalasi Farmasi. Layanan kesehatan Klinik Anak saat ini telah ditingkatkan dengan ruangan yang lebih privasi, nyaman dan ramah bagi pasien anak.
Dilengkapi ruang bermain anak dan grafis kartun.
“Kami telah merenovasi ruang poli klinik lama menjadi ruang poli klinik anak yang representatif, khusus kita rancang ruangan yang nyaman dan ramah anak,” kata Direktur RSBP Batam Afdhalun A. Hakim usai meresmikan layanan.
Disebutkannya, klinik anak dibuat khusus karena anak-anak rentan tertular penyakit bila disatukan dengan pasien dewasa.
Memang sebelumnya poli klinik anak berada satu ruangan dengan layananan kesehatan lainnya.
“Ruang poli klinik anak itu agak spesifik, sebaiknya tidak dicampur dengan orang dewasa karena anak-anak ini sangat rentan dan bisa terjadi penularan,” ujarnya.
Sementara, layanan instalasi farmasi atau “depo obat” juga dibuat terpisah dari layanan regular (BPJS).
Ia menyebutkan layanan ini hadir dengan memperhatikan kenyamanan bagi pasien umum dan pasien langganan.
Baca Juga: Kelulusan Siswa SMP di Batam Tak Sebanding dengan Daya Tampung di Tingkat SMA
“layanan farmasi ini untuk memberikan obat bagi pasien umum dan langganan yang memang kita khususkan, ini juga untuk memisahkan supaya jangan terlalu crowded (ramai) ya kalau kita menunggu di apotik yang regular,” sambungnya.
Dua layanan kesehatan itu, dijelaskan sebagai upaya pihaknya menjawab kebutuhan masyarakat akan peningkatan mutu layanan kesehatan di RSBP Batam.
“kami berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat , komitmen BP Batam selalu peduli, masukan dari masyarakat dan pelanggan hingga kita selalu continue improvement supaya trust masyarakat kepada RSBP Batam semakin meningkat,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengakui pihaknya saat ini fokus pada rencana besar pengembangan KEK Kesehatan Internasional Sehat di Sekupang dengan melakukan peningkatan layanan kesehatan di RSBP Batam seperti mutu SDM dan peralatan kesehatan yang modern.
Serangkaian program dan pembangunan yang digesa, diharapkan dapat menjadi stimulasi bagi peningkatan ekonomi Batam yang semakin progresif dan perbaik positif di semua leading sektor.
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka