SuaraBatam.id - Warga Batam, Kepulauan Riau dihebohkan dengan penemuan jenazah bayi, yang diletakkan di pangkalan ojek atau bersebelah Masjid Darut Taqwa, Bengkong, Jumat (3/6/2022) pagi.
Jenazah bayi berjenis kelamin perempuan ini, pertama kali ditemukan oleh tukang ojek sekitar pukul 05.30 WIB.
"Benar pagi tadi ada penemuan jenazah bayi perempuan di pangkalan ojek Masjid Darut Taqwa Bengkong," ujar Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal saat ditemui.
Dalam surat wasiat bertulisan tangan yang ditemukan di dekat bayi tersebut, diduga sengaja diletakkan oleh orang tua kandung korban, dan dibantu untuk pemakamannya.
"Ada surat wasiat yang ditemukan di dekat bayi tersebut. Isinya meminta bantu untuk dimakamkan. Kita masih menyelidiki dan mencari orang tua dari bayi ini," lanjutnya.
Pada surat wasiat tersebut, pihak Kepolisian menemukan fakta lain yakni korban yang diberikan nama Ayla.
Pada surat tersebut, penulis meminta agar pengurus mesjid mau menolong memakamkan jenazah anaknya yang meninggal akibat gagal jantung.
Orang tua korban juga mengaku telah berusaha untuk meminta tolong tapi belum ada yang merespon.
Bahkan, untuk pemakaman bayinya, orang tua korban mengaku ada oknum yang meminta sejumlah uang untuk membantu pemakamannya.
Baca Juga: Tak Kuat Menahan Kontraksi, Ibu di Buleleng Melahirkan di Pangkalan Ojek
"Dikarenakan tidak bekerja, orang tua itu tidak bisa menyanggupinya, hingga akhirnya ia memilih untuk meletakkan jenazah bayinya di pangkalan ojek tersebut," paparnya.
Kini pihak Kepolisian sendiri mengaku telah melakukan pencarian terhadap kedua orangtua bayi tersebut.
"Dengan data yang kita dapat dari lapangan petugas tengah melakukan pencarian terhadap orangtua korban," terangnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian