SuaraBatam.id - Jamaah Calon Haji Kepri menjadi Kelompok Terbang (Kloter) I Embarkasi Batam dalam penyelenggaraan haji 2022.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau menyebutkan sebanyak 446 akan diberangkatkan di kloter itu.
"Kepri kloter satu, jumlahnya ada 446 jamaah calon haji, ditambah 4 orang petugas," kata Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Mahbub melalui pesan singkat diterima di Batam, Kamis.
Ia menjelaskan jamaah calon haji asal Kepri akan memasuki asrama haji pada 14 Juni 2022 dan akan berangkat menuju Madinah pada 15 Juni 2022.
"Tanggal 14 Juni jamaah calon haji kita masuk asrama haji dan 15 Juni terbang pada sore hari," ujar dia.
Terkait kedatangan jamaah calon haji dari kabupaten/kota di Kepri, Mahbub mengatakan hal tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah daerah.
Jamaah calon haji yang datang ke Batam melalui jalur laut, di antaranya Tanjung pinang dan Bintan via Pelabuhan Punggur, Karimun via Pelabuhan Sekupang, dan jalur udara yaitu Anambas dan Natuna via Bandara Hang Nadim.
"Diantar pemda masing-masing. Jamaah dari Tanjungpinang dan Bintan via Punggur, Karimun via Sekupang, Natuna dan Anambas via Hang Nadim," kata Mahbub.
Pengamanan jamaah calon haji setibanya di Batam, Mahbub memastikan akan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian, Satpol PP serta Dinas Perhubungan setempat.
"Semua akan mengawal, baik polisi maupun Satpol PP dan Dinas Perhubungan," ujar dia.
Sementara itu, menjelang memasuki asrama haji pada 14 Juni 2022, Mahbub menyampaikan belum ada calon haji yang membatalkan keberangkatannya dalam pelaksanaan haji 2022. "Sampai saat ini belum ada yang batal berangkat," kata Mahbub.
Ada empat provinsi yang ikut dalam Embarkasi Batam, yaitu Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. [antara]
Berita Terkait
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen