SuaraBatam.id - Jumlah pemilih pemilu 2024 di Kepulauan Riau diperkirakan turun. Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, mencatat berdasarkan pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Pemilu 2024 turun 1.675 orang dibandingkan dengan pilkada tahun 2020.
Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan jumlah pemilih tetap pada Pilkada Kepri tahun 2020 di daerah itu mencapai 149.354 orang.
Sementara jumlah calon pemilih berdasarkan PDPB Pemilu 2024 sebanyak 147.679 orang.
"Itu perubahan data sementara yang terbuka terus berubah sesuai dengan perkembangan hasil pemutakhiran data pemilih di lapangan," ujarnya.
Zaini menuturkan perubahan data pemilih disebabkan berbagai faktor seperti warga yang memiliki hak pilih menjadi anggota TNI dan Polri, meninggal dunia, dan pindah daerah. Perubahan kondisi ini menyebabkan jumlah pemilih berkurang.
Sebaliknya, penambahan jumlah pemilih dapat terjadi bila anggota TNI dan Polri pensiun sehingga memiliki hak pilih, berusia genap 17 tahun atau sudah menikah saat pemungutan suara, dan pindah dari daerah lain ke Tanjungpinang.
"Kami mengawasi dan mencermati proses PDPB dan memberi masukan kepada KPU Tanjungpinang terkait informasi penting yang menyangkut hak warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih," ujarnya.
Menurut dia, peran masyarakat, terutama perangkat RT dan RW sangat besar dalam mengawasi pelaksanaan PDPB agar seluruh warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih terdaftar sebagai pemilih tetap pada pemilu dan pilkada serentak tahun 2024.
Pengurus RT dan RW yang dekat dan memahami kondisi warganya dapat memberi informasi terkait pemilih kepada petugas PDPB.
Baca Juga: Terima Laporan KPU di Istana, Jokowi Pastikan Pemilu 2024 Berjalan Sesuai Jadwal
"Jangan sampai ada warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih, terlewatkan. Warga juga harus proaktif mencari tahu apakah dirinya terdaftar sebagai pemilih atau tidak. Jika belum terdaftar, maka laporkan kepada petugas PDPB atau Bawaslu Tanjungpinang untuk ditindaklanjuti," tuturnya.
Zaini menambahkan bahwa perubahan data kependudukan perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Sebab, perubahan data kependudukan memengaruhi data pemilih.
Informasi yang tepat menentukan hasil pendataan pemilih pada pemilu dan pilkada mendatang.
"Kalau ada warga yang pindah ke daerah lain segera laporkan kepada pengurus RT sehingga data itu dapat disampaikan kepada Dinas Kependudukan dan petugas PDPB KPU Tanjungpinang. Sebaliknya, warga yang pindah dari daerah lain ke Tanjungpinang juga harus melakukan hal yang sama," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
Tuai Kritik! Viral Ketua DPRD Kepri Santai Naik Moge Tanpa Helm di Batam
-
Terungkap! Alasan Kejagung Tuntut Mati 6 ABK Penyelundup Sabu Hampir 2 Ton di Kepri
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah