SuaraBatam.id - Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) membantu evakuasi 20 kontainer dari kapal tongkang yang nyaris karam di Perairan Selat Malaka Kepulauan Riau.
“Evakuasi 20 kontainer ini melibatkan sejumlah personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut Tanjung Balai Karimun (SPKKL TBK) dan Relawan Penjaga Laut (Rapala) dengan menggunakan kapal Rapala Bakamla RI,” ujar Kepala SPKKL TBK Letkol Bakamla Slamet Handhi Rahadiyono dari keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Batam, Minggu.
Ia menyebutkan penyebab kecelakaan kapal TB Mega Daya 43 yang menarik Tongkang Marcopolo 188 bermuatan 195 kontainer ini diduga cuaca buruk.
“Angin kencang serta gelombang kuat juga jadi penyebabnya, sehingga barang muatan berupa kontainer jatuh ke laut,” kata dia.
Setelah proses evakuasi 20 kontainer ini, Slamet mengatakan akan terus berkoordinasi dengan TNI AL, Polair Karimun dan Basarnas guna menindaklanjuti hasil pengamanan kontainer yang didapat.
Ia menjelaskan kejadian ini bermula pada saat kapal penarik Mega Daya 43 yang menarik TK Marcopolo 188 sedang melakukan pelayaran dari Perawang Riau dengan tujuan Singapura.
Di perjalanan, nakhoda TB Mega Daya 43 menginstruksikan kru untuk melakukan pemendekan tali "towing".
Namun saat itu tongkang sudah terlihat miring ke kiri dengan sudut kemiringan sekitar 30 derajat, selanjutnya nakhoda memberi arahan untuk memanjangkan "towing" kembali.
Namun akibat cuaca buruk, chip officer TK Mega Daya 43 melakukan komunikasi dengan pihak kantor dan nakhoda untuk segera mengubah haluan menuju Pulau Karimun guna meminta izin untuk mengandaskan tongkang.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Rusak 12 Rumah di Pesisir Karimun: Dinding dan Atap Tersapu
“Pada saat proses tarik menuju Pulau Karimun, sebagian kontainer yang berada di Tongkang Marcopolo 188 sebagian telah jatuh ke laut karena kondisi kapal sudah miring,” kata Slamet. [Antara]
Berita Terkait
-
Mobil Bekas Murah Saat BBM Sulit: 5 Pilihan Irit, Bandel, dan Masih di Bawah Rp100 Juta
-
Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Poltak Silitonga Kritik Pembongkaran 15 Kontainer, Sebut Pernyataan Jubir Satgas PKH Asal Bunyi
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid