SuaraBatam.id - Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Singapura, menggelar kegiatan Halal Bihalal pada, Minggu (8/5/2022) lalu.
Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu restoran ini, dilatarbelakangi kerinduan para pahlawan devisa negara, yang tidak dapat merayakan Idul Fitri 1443 Hijiriah/2022 bersa keluarga di Indonesia.
"Karena mereka tidak dapat kembali ke Indonesia pada momen Idul Fitri kemarin, sehingga kita menginisiasi untuk mengadakan Halal Bihalal bersama para PMI yang ada di Singapura," jelas Ketua International Busines Assosation (IBA) Singapora, Shan Shan yang berhasil dihubungi, Rabu (11/5/2022)
Menariknya pada halal bihalal ini disuguhkan dengan musik kompang yang merupakan khas Melayu dan budaya Islam.
Selain adanya siraman rohani dan dakwah, yang turut memeriahkan suasana Halal Bihalal.
“Kami memahami sekali perasaan teman-teman Indonesia yang kerja di Singapura, Lebaran pasti keinginan untuk pulang kampung itu sangat besar. Namun karena pekerjaan dan batasan-batasan New Normal yang masih tidak memungkinkan, sehingga kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada mereka," lanjutnya.
Shan Shan sendiri berharap pelaksanaan Halal Bihalal yang mengangkat tema Indonesia, dapat mengobati sedikit kerinduan mereka kepada keluarga di kampung halaman.
“Meskipun tidak bisa pulang, tapi bisa berkumpul dengan ratusan teman disini, saya rasa juga membawa kebahagiaan tersendiri bagi para PMI, mereka bisa bertemu kembali, semoga acara akami dapat dinikmati dan berkah bagi mereka”, tambahnya.
Di lokasi yang sama melalui sambungan telepon, salah satu PMI Singapura, Siti Suyanti menyebut senang dengan Halal Bihalal yang diikutinya Minggu (9/11/2022) kemarin.
Kesenangan ini dikarenakan, akhirnya Siti dapat berkumpul bersama para PMI yang berasal dari kampung halamannya.
"Saya asli Surabaya, pada saat Idul Fitri kemarin memang saya libur. Namun momen berkumpul bersama PMI dari Surabaya lainnya, baru bisa dirasakan saat Halal Bihalal kemarin," paparnya.
Siti sendiri mengaku terakhir kali bertemu keluarga pada tahun 2019 lalu, kondisi pandemi Covid-19 yang mulai marak pada tahun 2020, membuatnya berpikir untuk kembali ke Indonesia.
Salah satu alasannya, adalah aturan perjalanan masuk ke Singapura, yang sangat ketat di awal pandemi hingga saat ini.
"Kalau kemarin saya beranikan pulang, mungkin saya tidak bisa balik kesini dan mencari nafkah lagi buat keluarga. Jadi selama dua tahun belakangan ini, terpaksa kerinduan sangat saya tahan," ungkapnya.
Siti sendiri berharap pada Idul Fitri tahun mendatang, atau pada akhir tahun 2022 ini, dirinya sudah dapat kembali ke Indonesia untuk berkumpul kembali bersama keluarga.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Insiden Memalukan Acara Halal Bihalal di SMA Bikin Publik Banjir Tawa: Trik Mempercepat Salaman
-
Menhan Prabowo Bertemu KSAD Singapura, Bahas Perjanjian Kerja Sama Pertahanan
-
Thailand Bantai Singapura, Alexandre Polking Tebar Ancaman ke Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam
-
Singapura Larang Penayangan Film The Kashmir Files, Kritikus Sebut Memicu Sentimen Anti Muslim
-
Viral! Video Atta Halilintar Keciduk Tengah Salat di Trotoar Singapura Tuai Perdebatan Warganet
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar