SuaraBatam.id - Menjadi syarat perjalan orang dalam negeri antar provinsi, animo masyarakat untuk vaksin booster mulai meningkat kembali pada arus balik Lebaran tahun ini.
Sejumlah pemudik kembali mendatangi posko Vaksinasi Covid-19 untuk mendapatkan vaksin dosis tiga atau booster di Pelabuhan Sri Bintang Pura (SBP) Tanjungpinang, Kamis (5/5/2022).
PS Kasi Dokkes Polres Tanjungpinang, IPDA dr. Jefri A. Saragih saat ditemui di lokasi menyampaikan pada hari ini masyarakat mulai meningkat kembali pasca lebaran untuk mendapatkan vaksinasi lengkap atau booster.
"Setelah arus mudik kemarin, pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 sepi. Itu mungkin karena masih suasana lebaran, kemarin dan hari ini kembali meningkat," ujar dr Saragih.
Dijelaskan dr Saragih, Rata-rata perhari pihaknya memvaksin sebanyak 20-an orang dan tidak semuanya pemudik. Ada juga masyarakat yang sengaja datang untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga.
Selama masa mudik tahun 2022 ini, kata dr Saragih, Pos Kesehatan Operasi Ketupat di Pelabuhan SBP Tanjungpinang menyediakan sebanyak kurang lebih 50 dosis vaksin AstraZeneca perhari.
"Kita mulai buka posko vaksin pada 25 April 2022 atau H-7 Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Rata-rata yang vaksin pemudik, karena setelah tiba di pelabuhan mereka langsung vaksin. Pada H-3 itu yang paling ramai, hingga 50 orang lebih dalam sehari," ujarnya.
Target vaksin kata dr Saragih, dari pertama buka sampai hari ini sudah mencapai 90 persen secara keseluruhan. Antusiasme masyarakat cukup meningkat, untuk target perhari hanya mencapai 20-30 orang.
"Kebanyakan masyarakat mencari vaksin booster untuk syarat perjalanan antar provinsi," ujarnya.
Baca Juga: Tukang Ojek di Tanjungpinang Diduga Perkosa Seorang Perempuan yang Mabuk dari Hiburan Malam
Selain itu, dr Saragih juga berharap kepada pudik sudah mendapatkan vaksin booster sebelum melakukan perjalanan. Bagi yang belum, tetap dapat melakukan mudik, tetapi dengan sejumlah kewajiban.
Untuk yang menggunakan transportasi laut antar provinsi, mereka yang belum mendapatkan vaksin kedua wajib menyertakan hasil negatif Covid-19 1x24 jam dari tes antigen dan tes PCR 3x24 jam. Untuk yang belum menerima vaksin dosis pertama, dapat berlayar dengan membawa hasil negatif Covid-19 3x24 jam dari tes PCR.
Terakhir, kepada pemudik yang tak bisa divaksin karena alasan kesehatan, wajib memiliki hasil negatif Covid-19 3x24 jam dari tes PCR, 1x24 jam dari tes antigen dan surat keterangan dari dokter atau rumah sakit.
"Namun berdasarkan surat edaran gubernur, bagi pemudik dalam provinsi atau antar pulau cukup vaksin kedua, tidak lagi diwajibkan tes antigen," pungkasnya.
Sementara itu, Rahmat salah satu penerima vaksinasi Covid-19 mengatakan dirinya melakukan vaksin dosis ketiga atau booster untuk memenuhi syarat perjalanan nanti. Rahmat mengaku ketika balik ke Tanjungpinang dari Sumatera Barat dirinya belum di vaksin booster.
"Kemarin belum booster jadi wajib antigen. Rencana akhir pekan ini balik lagi ke Sumatera Barat, agar mudik nyaman jadi saya siapkan saja vaksin booster," ujarnya.
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan