SuaraBatam.id - Maia Estianty beru saja melewati proses operasi batu empedu. Maia sudah memiliki batu empedu sejak 2016 lalu dan dokter sudah menyarankannya melakukan kolesistektomi sejak 6 tahun lalu.
"2016 dokter sebenarnya sudah menyarankan untuk memotong kantong empedu," kata Maia Estianty di kanal YouTubenya, Rabu (6/4/2022).
Menurut Alodokter, batu empedu terbentuk akibat endapan kolesterol dan bilirubin yang menumpuk di dalam kantong empedu.
Penumpukan terjadi karena cairan empedu tak bisa melarutkan kolesterol dan bilirubin berlebih yang dihasilkan organ hati.
Makanan yang harus dihindari
Berdasarkan bukti terbatas, dilansir laman layanan kesehata Inggris (NHS), perubahan pola makan dan penurunan berat badan dapat mencegah batu empedu.
Untuk mencegah terbentuknya batu empedu, pakar menyarankan untuk menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung lemak jenuh tinggi. Sebab, kolesterol berperan dalam pembentukan batu empedu.
Jangan terlalu banyak makan-makanan berikut agar batu empedu tak terbentuk:
sosis dan potongan daging berlemak
Metega, ghee, dan lemak babi
krim
keju keras
kue dan biskuit
makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit
pai daging
Jadi, disarankan untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang. Termasuk banyak makan sayuran dan buah (minimal lima porsi setiap hari).
Baca Juga: Maia Estianty Selesai Operasi Batu Empedu, Sang Suami Irwan Mussry Kabarkan Kondisinya
Ada bukti bahwa makan kacang secara teratur, seperti kacang tanah atau kacang mete, dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu empedu.
Berita Terkait
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Maia Estianty dan Irwan Mussry Takjub saat Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
THR Syifa vs Alyssa dari Maia Estianty Beda Jauh, El Rumi Protes: Tahu Gitu Nikahnya Sebelum Lebaran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda