SuaraBatam.id - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi mengatakan sebanyak delapan unit kapal cepat melayani penumpang yang mudik Lebaran dari Kota Tanjungpinang menuju Batam
"Kapal berlayar dari Tanjungpinang menuju Batam maupun sebaliknya mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB, sama seperti biasanya," kata Junaidi di Tanjungpinang, Jumat.
Mantan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kepri itu menambahkan, jadwal pelayaran kapal selama mudik Idul Fitri 1443 Hijriah tidak setiap jam, melainkan setiap kapal sudah penuh penumpang.
Karena itu, kapal dapat berlayar lebih satu kali dalam setiap jam jika jumlah penumpang membludak di Pelabuhan Sri Bintan Pura.
"Ada dua perusahaan pelayaran yang melayani penumpang dari Tanjungpinang ke Batam maupun sebaliknya yakni Baruna dan Marina," ungkapnya.
Junaidi mengemukakan, kapal-kapal lainnya di Pelabuhan Sri Bintan Pura juga sudah siap melayani penumpang ke berbagai daerah seperti Kabupaten Lingga, Natuna, Kepulauan Anambas, Karimun dan sejumlah pusat masuk wilayah Provinsi Riau seperti Selat Panjang.
Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan mulai 28 April 2022. KSOP Tanjungpinang akan membangun posko bersama untuk pengamanan mudik Lebaran, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Posko bersama dibangun di pelataran parkir kendaraan di dalam kawasan pelabuhan sehingga mudah diakses pemudik.
"Kami juga menyediakan petugas untuk melayani penumpang yang membutuhkan informasi," ucapnya.
Baca Juga: 20 Pasien Covid-19 Tiba dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Galang: Semuanya PMI
Sementara itu, Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura tetap melayani penumpang ke Singapura dan Malaysia. Khusus untuk ke Singapura, jadwal pelayarannya ditetapkan setiap tanggal genap dimulai 10 April 2022.
"Jumlah penumpang masih relatif sepi sehingga dilakukan penjadwalan berdasarkan tanggal genap," katanya. [antara]
Berita Terkait
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant