Karena, saat ini kondisi kedua korban kecelakaan tersebut sangat memperihatinkan.
"Kita mengharapkan kepolisian terus proses secara hukum. Tidak ada istilah kecelakaan itu ada yang dinyatakan salah atau benar. Yang saya tegaskan tadi, tidak ada lagi istilah mediasi. Pintu mediasi sudah tertutup, dan kami mendesak agar pihak Kepolisian memproses secar hukum yang berlaku,' tegasnya.
Penegasan ini diakuinya harus dilakukan, mengingat bukti kecelakaan seperti rekaman CCTV di kawasan Fly Over Madani, serta bukti lain seperi laporan yang telah dilakukan petugas saat kejadian, serta laporan resmi yang sudah dilakukan kedua korban melalui kuasa hukum.
"Jadi sekali lagi saya tegaskan, harus proses hukum. Walau tadi memang pihak Satlantas sempat menerangkan adanya beberapa kendala kepada kami," paparnya.
Jawaban Polisi
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah menuturkan kendala yang dihadapi saat ini adalah status jalan yang merupakan lokasi kejadian.
Selain itu, Kompol Ricky juga menerangkan bahwa proses pemeriksaan kejadian ini, harus sesuai dengan seluruh tahapan yang berlaku.
Bahkan sesuai prosedur, pihaknya mengaku harus terlebih dahulu berkomunikasi dengan instansi dan dinas terkait yang ada di Provinsi Riau.
"Karena status lokasi kejadian adalah jalan nasional. Sesuai prosedur, kami berkomunikasi dengan instansi di Riau di tahapan penyelidikan," jelasnya saat ditemui di Mapolresta Barelang, Kamis (21/4/2022).
Baca Juga: Dijual di Bawah Harga Pasar, Pemko Gelar Pasar Murah di Batam, Catat Tanggal dan Tempatnya
Walau demikian, pihaknya mengaku sangat berterimakasih atas kritik dan masukan yang disampaikan oleh Komisi I DPRD Batam, mengenai proses penyelidikan yang dianggap lamban.
Saat ini, Kompol Ricky juga menegaskan bahwa kasus kecelakaan ini akan segera naik ke tahapan penyidikan.
"Tahap demi tahap akan kami kabarkan ke korban, pelaku, dan pihak Komisi I DPRD Batam. Saat ini kasus akan naik ke tahap penyidikan," tegasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang
-
Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah
-
Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur
-
Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis
-
Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen