SuaraBatam.id - Wali Kota Batam yang juga merupakan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengutarakan bahwa pelantikan Deputi IV BP Batam, Wan Darusallam berawal dari usulannya kepada Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto.
Wan Darusallam sebelumnya merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam.
"Memang keputusan untuk melantik ada di Menko Perekonomian. Tapi usulan dari kami, untuk mengisi jabatan Deputi IV yang kosong," jelasnya saat ditemui di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (18/4/2022).
Mengenai usulan, Rudi menyebut sesuai kriteria, salah satu pejabatnya di lingkup Pemko Batam ini sudah sangat memenuhi syarat.
Salah satunya diketahui Wan Darusallam sudah menjabat sebagai Kepala Bapelitbang Batam selama 10 tahun.
"Dan dia pasti sudah tahu apa yang akan dikerjakannya, mengingat masa jabatan di Bapelitbang selama 10 tahun," paparnya.
Menurutnya beberapa kriteria lain juga sudah dipenuhi oleh Wan Darusallam, saat Rudi melakukan pengajuan nama pejabat untuk Anggota Bidang Pengusahaan pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Selain itu, Rudi juga mengakui bahwa Wan Darusallam juga merupakan Anggota tim teknis Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (DK-PBPB) Batam.
"Belum lagi dia (Wan Darusallam) akan memasukki masa pensiun sebagai PNS di Pemko Batam," lanjutnya
Kedepan, setelah dilantik pada 11 April 2022 lalu, Rudi menegaskan bahwa saat ini tugas utama Wan Darusallam adalah melanjutkan proyek infrastruktur yang sudah disetujui oleh Deputi IV BP Batam sebelumnya, Syahril Japarin.
Dalam hal ini, pejabat baru di BP Batam ini akan berfokus pada progres pembangunan Bandar Udara Hang Nadim, Pelabuhan Batuampar, dan progres lelang pengelolaan air baku Kota Batam.
"Melanjutkan saja sebenarnya apa yang ditinggal oleh pejabat sebelumnya. Progres kerjasama Hang Nadim, Pelabuhan Batuampar, dan lelang air," tegasnya.
Profil dan Perjalanan Karir Wan Darussalam
Sosok Wan Darussalam bukanlah orang asing di dunia birokrat dan telah berpengalaman kurang lebih 22 tahun. Pria kelahiran Pekanbaru, 16 April 1962 merupakan lulusan International Institute For Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC) The Netherlands di tahun 1991, International Institute For Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC) The Netherlands tahun 1993, Universitas Airlangga, Surabaya pada tahun 2005.
Dengan kompetensi dan pengalaman yang ia miliki, ia pernah menjabat berbagai jabatan strategis.
Berita Terkait
-
Review Ciao Kedai Dimsum Batam: Tempat Healing dan Spot Nulis Paling Tenang
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
-
Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar