SuaraBatam.id - Capaian vaksinasi Booster di Batam masih rendah. Terhitung pada 6 April 2022, vaksinasi ketiga atau booster di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) baru tercatat sebanyak 307,167 dosis dengan persentase 38,914 persen dari total 789,451 dosis.
Untuk mendorong vaksinasi Booster, Walikota Batam, Muhammad Rudi menginstruksikan seluruh pimpinan OPD, Camat sampai RT/RW se-Kota Batam agar memberikan informasi ke masyarakat untuk segera di booster.
Wali Kota mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 25 Tahun 2022 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) di Kota Batam.
"Vaksinasi booster harus dipercepat demi pengendalian dan penanganan Covid-19 di Batam," kata Rudi, melansir Batamnews, Sabtu (8/4/2022).
Dalam edaran itu, dia menegaskan bahwa sesuai dengan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tanggal 2 April 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pelaku Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN).
"Yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen," ujarnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga puskesmas juga diminta agar meningkatkan pelayanan vaksinasi booster dengan melakukan penjadwalan pelaksanaan di tempat yang ditentukan.
"Fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik dan unit pelaksanan yang ditunjuk agar meningkatkan pelayanan vaksinasi. Pelaksanaannya juga harus tertib, memastikan ketersediaan vaksin, tenaga medis yang bertugas dan sarana pendukung lain," kata Rudi.
Kepada pimpinan wilayah seperti camat, lurah, RT/RW agar dapat berkoordinasi dengan Dinkes atau penyedia fasilitas kesehatan di Batam perihal arahan ke masyarakat untuk di booster.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah untuk Batam, Tanjungpinang dan Bintan, 7 Ramadhan 1443 H
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025