SuaraBatam.id - Saat Ramadhan banyak tempat di yang bisa jadi pilihan untuk membeli takjil atau kuliner berbuka puasa. Di Akau Potong Lembu Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, terlihat berbagai aneka ragam makanan dan minuman bisa ditemui.
Pasar kuliner tersebut bahkan kian semarak dengan Ramadhan seperti saat ini. Salah satunya "es cendol Abi" yang dikenal sebagai takjil legendaris di Tanjungpinang.
Sejak tahun 1964 minuman es cendol Abi ini, sudah tidak asing bagi warga Tanjungpinang. Penjual es cendol ini pun sudah keturunan ketiga dari turun-temurun yang kini masih bertahan.
Beragam kuliner Akau Potong Lembu di buka sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 12 malam. Ditemui Hendri mengatakan, bahwa dirinya merupakan cucu dari Abi penjual es cendol pertama pada tahun 1964 silam.
"Saya keturunan ketiga, yang saat ini membantu ayah saya Huati. Saya di Akau Potong Lembu, sedangkan ayah saya sekarang buka juga di Taman Anjung Cahaya, Tanjungpinang," kata Hendri, Selasa (5/4/2022).
Hendri menceritakan, awalnya es cendol dibuka di Jalan Tamiang, di kawasan Kota Lama. Kemudian sempat pindah di Akau Lama depan Bestari Mall, dan ke tempat ketiga di Akau Potong Lembu ini.
"Tidak hanya warga Tanjungpinang, banyak juga warga Batam yang membeli es cendol ini. Bahkan diminta untuk dikirimkan ke Batam dan Jakarta menggunakan jasa titipan/pengiriman," kata Hendri.
Hampir sama dengan es cendol pada umumnya, namun memiliki cita rasanya yang berbeda dari yang lainnya dan bisa menggugah selera setiap pembeli. Es cendol dengan kombinasi cendol berwarna hijau, pink yang terbuat dari tepung beras, serta kacang merah.
Untuk menambah kenikmatannya, es cendol ini dipadukan dengan santan dan gula merah yang telah dicairkan.
Baca Juga: Dinkes Tanjungpinang Gesa Vaksin Booster Selama Ramadhan: Puasa Tak Batal
"Cukup murah, seharga Rp 15 ribu satu kantong plastik bening. Satu hari bisa menghabiskan ratusan kantong. Untuk produksi saat bulan Ramadhan jumlahnya ditingkatkan dari hari biasa," ujarnya.
Di tempat yang sama, salah satu warga Rolan mengungkapkan dari orang tuanya sudah menjadi pelanggan setia. Apalagi, kata Rolan disaat bulan puasa es cendol Abi menjadi menu buka puasa bersama keluarga di rumah.
"Yang beda tentu rasanya, yang sejak saya kecil masih tetap terjaga. Biasanya kalau di akhir pekan, bisa ngantri untuk beli es cendol disini," kata Rolan.
Seperti yang diketahui Akau Potong Lembu merupakan salah satu tempat pusat kuliner di Tanjungpinang. Biasanya pada malam hari pengunjung mulai ramai sehingga kadang membuat jalan sempit.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
-
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
-
Cara Kotor Den Yealta, Eks Kepala BP FTZ Tanjungpinang Diduga Terima Fulus Rp 4,4 M Dari Distibutor Rokok
-
Otak-otak Khas Tanjungpinang, Makanan Lezat Dibungkus Daun Kelapa
-
Warga Tanjung Unggat Kepri Curhat ke Polisi Soal Kenakalan Remaja hingga Muncul Buaya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi