SuaraBatam.id - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang terus menggesa memberikan vaksin booster atau dosis ketiga selama Ramadhan 1443 Hijriah.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, di tengah masyarakat muncul pertanyaan apakah suntik vaksin dapat membatalkan puasa.
Dikatakan Elfiani Sandri, bahwa vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa. Hal ini sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 13 tahun 2021 terkait hukum vaksinasi covid-19 saat berpuasa.
"Berdasarkan surat edaran MUI disebutkan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa," ujar Elfiani, Selasa (5/4/20220.
Dijelaskannya, dalam pemberian vaksin dilakukan secara injeksi intramuscular atau suntikan pada otot, sehingga tidak membatalkan puasa.
Namun sebelum melakukan vaksin, kata Elfiani, perlu persiapan diri yang diperhatikan seperti istirahat yang cukup dan sudah makan terlebih dahulu.
"Saat puasa kita kan ada sahur, jadi itu sama saja dengan kita telah makan. Ini persiapan kita sebelum vaksin," terangnya.
Elfiani juga menekankan agar masyarakat memahami bahwa vaksin booster itu adalah penting, sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan memperpanjang perlindungan terhadap serangan virus Covid-19.
"Karena saat ini Covid-19 itu masih ada. Dan pemerintah telah menetapkan bahwa vaksin booster menjadi syarat perjalalan atau mudik pada tahun 2022 ini," ujarnya.
Baca Juga: Warga Bogor Diimbau Tak Bukber selama Ramadhan 1443 Hijriah, Ini Alasannya
Kembali dikatakan Elfiani, dengan vaksinasi booster akan terbentuknya herd immunity. Sehingga vaksinasi itu merupakan tanggung jawab setiap orang, baik terhadap dirinya sendiri, juga terhadap keluarga, dan masyarakat.
"Selama bulan Ramadhan ini, kita tetap melaksanakan vaksinasi di sentra-sentra pelayanan vaksinasi yang sudah terjadwal setiap harinya. Bagi masyarakat yang belum divaksin, segera melakukan vaksin," imbau Elfiani.
Data dinas kesehatan, hingga Senin (4/4/2022) capaian vaksinasi boster atau dosis tiga untuk usia 18 tahun ke atas tercatat sebanyak 42.874 orang yang sudah divaksin atau 27,79 persen.
Untuk dosis satu tercapai 141.813 orang yang sudah mendapatkan vaksin atau 91,94 persen dan dosis dua tercatat 125.975 orang atau 81,67 persen.
Sedangkan, untuk kelompok lansia yang telah mendapatkan dosis tiga (booster) sebanyak 4.342 orang atau 29,93 persen. Untuk dosis satu lansia yang telah mendapatkan vaksin tercapai 13.167 orang atau 90,78 persen dan dosis dua sebanyak 11.830 orang atau 81,55 persen.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
ITSEC Asia Perkuat Keamanan Siber dan AI Indonesia, Talenta Muda 14 Tahun Jadi Sorotan
-
Klub Brunei DPMM FC Rekrut Kapten Persita Usai Lepas Ramadhan Sananta
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Dibuang DPMM FC, Klub Super League Mana yang Bakal Dituju Ramadhan Sananta?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam