SuaraBatam.id - Beredar sebuah video pemasangan bendera Partai Demokrat yang sebabkan kemacetan di kawasan Punggur, Batam, Kepulauan Riau Senin (4/4/2022) sore. Video pendek tersebut beredar di media sosial kemudian diposting oleh @batamnewsonline.
Pada video itu, terlihat satu unit mobil Fortuner berwana biru disebutkan baru saja menumpuk ornamen partai berupa umbul-umbul di tepi jalan.
Video tersebut, diambil oleh salah satu petugas Satlantas yang tengah berusaha mengurai kemacetan arus lalu lintas, dari arah Bundaran Kabil menuju kawasan Perumahan KDA Batam Center.
"Mohon izin komandan, ini mobil yang menjatuhkan dan mengakibatkan arus lalin padat dari arah Kabil ke KDA," jelas petugas pada video tersebut.
Bahkan salah satu pria yang menggenakan baju berwarna putih, juga tampak langsung mendatangi petugas yang masih berusaha mengamankan arus lalu lintas.
"Bapak siapa?" tanya petugas kepolisian.
"Saya bukan siapa-siapa," jawab laki-laki baju putih itu.
Dikonfirmasi ke Kanit Turjawali Polresta Barelang Batam, Ipda Yudhi Patra membenarkan adanya kemacetan dikarenakan pemasangan ornamen Partai.
"Benar mas, tadi arus lalu lintas di kawasan itu macet karena ada pemasangan ornamen Partai di pinggir jalan," jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Pemasangan ornamen Partai Politik ini, diakuinya tanpa koordinasi dengan jajaran Satlantas Polresta Barelang.
"Karena ini di bulan puasa, seharusnya ada koordinasi sehingga kami bisa memberikan saran jadwal pemasangan sehingga tidak menganggu," paparnya.
Saat ini, petugas di lapangan telah melakukan pengamanan terhadap ornamen Partai yang diduga menjadi penyebab kemacetan.
"Kita minta tunda pemasangan ornamen dulu. Dan saat ini arus lalin juga sudah kembali lancar," tutupnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik