Eliza Gusmeri
Senin, 04 April 2022 | 17:56 WIB
Petugas kesehatan mengambil secara acak sampel untuk pemeriksaan dan pengujian makan takjil menu berbuka puasa di mobil laboratorium, Senin (4/4/2022). (suara.com/rico barino)

"Saya rasa dengan adanya pengawasan ini, penjual tidak mungkin berani curang dengan mencampur bahan berbahaya. Kami masyarakat jadi tidak was-was untuk memilih makanan dan minuman untuk berbuka, semoga di Tanjungpinang aman dari yang berbahaya-berbahaya begitu," kata Syahrul.

Load More