SuaraBatam.id - Bos Facebook Mark Zuckerberg diperkirakan akan memimpin sekitar 5 miliar pengguna ke dunia virtual baru atau Metaverse pada tahun 2030.
Ia menjadi pelopor ide besar teknologi tersebut. Melansir wartaekonomi, Senin (4/4/22) miliarder Zuckerberg mempertaruhkan masa depan perusahaannya di metaverse tetapi ingin menjadikannya proyek kolaboratif dengan menggambarkannya sebagai "internet yang diwujudkan".
Para ahli tidak hanya mengharapkan orang untuk berduyun-duyun ke platform, tetapi mereka juga memperkirakan Metaverse akan menjadi bagian dari ekonomi dunia bernilai triliunan dolar.
Menurut ahli teknologi itu bisa menjadi peluang senilai USD8triliun hingga USD13triliun dalam delapan tahun. Tapi itu akan membutuhkan investasi besar untuk mencapai tahap itu.
"Kami percaya metaverse mungkin merupakan generasi berikutnya dari internet - menggabungkan dunia fisik dan digital dengan cara yang gigih dan mendalam - dan bukan murni dunia realitas virtual," ujar laporan tersebut. "Metaverse agnostik perangkat yang dapat diakses melalui PC, konsol game, dan smartphone dapat menghasilkan ekosistem yang sangat besar."
Para ahli juga memperingatkan bahwa metaverse sudah pasti akan menarik pengawasan besar dari regulator global dan pembuat kebijakan, seperti moderasi konten, kebebasan berbicara, dan privasi sebagai beberapa masalah besar.
Ahli juga mengatakan bahwa uang di metaverse bisa ada dalam bentuk yang berbeda. Ini bisa berkisar dari token dalam game dan stablecoin, hingga mata uang digital bank sentral (CBDC), dan cryptocurrency.
“Selain itu, aset digital dan NFT, di metaverse akan memungkinkan kepemilikan berdaulat bagi pengguna/pemilik dan dapat diperdagangkan, dapat disusun, tidak dapat diubah, dan sebagian besar dapat dioperasikan,” kata laporan itu.
Baca Juga: 4 Potret Kehidupan Glamor Kapten Vincent Raditya, Beli Kapal hingga Pesawat
Berita Terkait
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam