SuaraBatam.id - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim berharap dapat meningkatkan kerja sama, baik di bidang pertahanan, ekonomi, pendidikan dan pariwisata ke depannya setelah berkunjung ke Natuna.
Dalam kunjungannya itu, Rabu (30/3/2022) itu, Sung Yong Kim sempat terpikat dengan keindahan alam Natuna.
Dikutip dari Batamnews, Sung Yong Kim tak henti hentinya memuji keindahan pantai dan laut Natuna yang dinilainya masih begitu alami
"Saya baru pertama kali ke Natuna. Namun saya sangat takjub dengan keindahan Natuna. Ke depannya nanti saya akan ke sini lagi, namun khusus untuk berlibur tentunya,” ujarnya saat datang ke Alif Stone Park.
Selain itu dalam kunjungannya tersebut, Sung Yong Kim juga menegaskan jika dirinya sudah berjumpa dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan beberapa anggota DPRD Provinsi Kepri untuk membahas komitmen AS dalam meningkatkan jalinan kerjasama antara AS dan Indonesia khususnya di Kepri.
"Nantinya pihak AS akan meningkatkan kerjasama baik di bidang pendidikan, pertahanan, ekonomi terlebih lagi di bidang pariwisata dan infrastruktur," tambahnya.
Dirinya menyatakan jika AS ingin menjadi mitra dalam pembangunan infrastruktur di Natuna.
Nantinya akan ada tim ahli dari Millennium Challenge Corporation (MCC) yang akan berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau, untuk meneliti kebutuhan infrastruktur di daerah tersebut.
MCC melakukan assesment atau penilaian agar AS bisa mendukung upaya pembangunan yang ada di Kepri.
Setelah menyelesaikan kunjungannya di Kepri khususnya di Natuna, Dubes AS bersama rombongan dijadwalkan langsung kembali menuju Jakarta.
Baca Juga: 6 Fakta Pendeta Saifuddin Ibrahim Tersangka Penistaan Agama: Tak Berada di Indonesia, Diburu FBI?
Berita Terkait
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
-
Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026
-
Selisih Gadai Mobil, Pria di Batam Dikeroyok Debt Collector