SuaraBatam.id - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) akan meletakkan batu pertama pembangunan sirkuit F1 Bintan International Circuit (BIC), yang direncanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, usai rapat teknis bersama pihak terkait.
"Untuk groundbreaking, rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sirkuit BIC setelah lebaran idul fitri tahun ini," ungkap Bamsoet.
Dikatakannya, persiapan pembangunan terus dilakukan, untuk pra desain sirkuit oleh Andrew James dari Konsultan Populous telah selesai.
Yang nantinya desain ini akan diserahkan kepada Hermann Tilke. Hermann merupakan arsitek sirkuit asal Jerman kepercayaan F1.
"Agar desain sirkuit ini, bisa langsung memenuhi standar internasional dan pastinya akan melalui standar kelayakan sirkuit untuk menyelenggarakan F1," jelasnya.
Bamsoet juga menjelaskan terdapat dua opsi penyelenggaraan F1 di Bintan. Pertama bekerja sama dengan penyelenggara F1 langsung dan kedua bekerja sama dengan Singapura yang memiliki kerja sama langsung dengan F1 untuk menarik pagelaran balapnya di Singapura ke Bintan, Kepulauan Riau.
"Komunikasi kita selama ini ke manager F1 cukup lancar, kita sudah menyampaikan kemungkinan besar peluang F1 di Indonesia. Opsi kedua kerja sama dengan Singapura untuk dapat digelar di Bintan," ujarnya.
Karena menurut Bamsoet, apabila tetap diselenggarakan di Singapura, memang cukup sulit bagi pemerintah Singapura karena berdampak rusaknya aspal hingga menutup jalan dengan biaya besar karena merupakan street circuit.
Baca Juga: Asik Nyabu Bareng Rekan, Mantan Pegawai Honorer Pemkab Bintan Diamankan Polisi
Terkait hal tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai regulator akan memberikan dukungan sepenuhnya berupa percepatan pengurusan berbagai izin yang diperlukan untuk pembangunan sirkuit F1 BIC di Bintan.
"Kita tidak ingin kehilangan momentum. Ketika investor memiliki semangat bekerja sama dengan IMI membangun sirkuit maka akan kita dorong secepatnya," kata Ansar.
Gubernur Ansar yakin ke depannya Bintan dapat menjadi "Mega Resort in The World", jika didorong dengan pembangunan berbagai fasilitas seperti sarana akomodasi, fasilitas sport tourism di area seluas 23 ribu hektar ini, termasuk pembangunan sirkuit BIC ini.
"Bintan dan Kepri pada umumnya bisa menjadi alternatif setelah Bali untuk memperkenalkan Indonesia ke luar lebih mudah dengan jaringan pariwisata dan sport tourism ini," jelasnya.
Sementara itu, Pembina IMI, Tinton Soeprapto yang masih aktif mengurus Sirkuit Sentul, Bogor di Jabar ini hadir langsung meninjau titik koordinat tepat lokasi rencana pembangunan sirkuit F1 di Bintan, serta melihat langsung fasilitas-fasilitas pendukung penyelenggaraan F1 yang ada.
Group General Manager Bintan Resort Cakrawala (GGM BRC) Abdul Wahab, menyatakan untuk sarana pendukung, Bintan Resort telah memiliki lebih dari 2.500 kamar.
Berita Terkait
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga