SuaraBatam.id - Puluhan ibu rumah tangga Perumahan Modena dan Bandara Mas, Batam Center mendatangi kantor bright PLN Batam, guna menuntut pembangunan SUTT 150 KV di wilayah perumahan itu, Senin (28/3/2022).
Kedatangan para ibu rumah tangga ini, diawali dengan long march yang diiringi permainan kompang.
Tiba di depan kantor bright PLN Batam, massa aksi sempat ditahan oleh petugas Kepolisian dan petugas keamanan. Namun akibat banyaknya massa petugas akhirnya membiarkan.
Massa aksi juga melakukan teatrikal, seolah-olah menggambarkan kekecewaan mereka pada PLN.
"Skema awal pembangunan itu berada di hutan Bandara tapi secara sepihak di pindah melintas di depan perumahan dari Cendana hingga depan perumahan Bandara Mas," ujar Koordinator Aksi, Agung Widjaja saat ditemui di lokasi.
Agung mengatakan, dalam aksi ini pihaknya hanya menuntut agar pembangunan SUTT harus dikembalikan ke rencana awalnya.
Saat ini, pihaknya akan terus memperjuangkan hak warga hingga bright PLN Batam memindahkan pembangunan SUTT 150 KV ke lokasi semula di kawasan hutan Bandara.
"Kita meminta pembangunan SUTT 150 KV sesuai dengan Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang rencana tata ruang wilayah kota Batam," tegasnya.
Sebelumnya, Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan pembangunan SUTT tersebut untuk membantu kelistrikan di kota Batam.
Baca Juga: Data Terbaru Covid-19 di Batam: Tersisa 38 Pasien Positif, Kasus Harian Menurun
"Ini demi keandalan kelistrikan di kota Batam. Kami akan sampaikan aspirasi ini. dan pembangunan ini demi kebaikan pelanggan kami," ujar Bukti.
Saat ini, massa aksi melanjutkan unjuk rasa di depan Kantor Pemko Batam dalam menyampaikan permintaan pemindahan SUTT di wilayah perumahan warga.
Namun hingga saat ini, belum ada satupun perwakilan dari Pemko Batam yang menemui massa aksi.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
-
Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Resmi Berganti, Kapolda Kepri Baru Ingin Wujudkan Polri yang Modern
-
Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang
-
Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan