SuaraBatam.id - Sebanyak 30 ribu masyarakat Batam terdata wajib vaksin ulang dosis pertama atau vaksin drop out.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi bahwa beralasan karena masyarakat yang terdata itu belum mendapatkan vaksinasi primer lengkap sesuai jadwal.
"Maksud vaksin primer ini bahwa dia sudah vaksin pertama, tapi tidak kunjung vaksin kedua walau sudah ditetapkan jadwalnya dengan kurun waktu dosis kedua 6 bulan setelah dosis pertama. Jadi sesuai aturan vaksinnya harus diulang," tegasnya saat ditemui di Batam Center, Kamis (24/3/2022).
Keputusan ini, didasari kebijakan terbaru yang sebelumnya sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.
Didi juga memprediksi progres vaksinasi ulang bagi warga Batam akan berlangsung cepat, dikarenakan kebijakan lain yakni syarat booster sebagai salah satu syarat mudik Idul Fitri 2022.
"Tapi saya ingatkan kembali, bahwa sebelum booster wajib sudah menerima dua dosis. Jadi bagaimana mau mudik apabila dosis primernya belum lengkap," ungkapnya.
Mengenai persiapan menjelang syarat booster untuk mudik, Didi mengaku tidak ada persiapan yang berarti, hanya saja meminta stok vaksin diperbanyak karena permintaan untuk vaksinasi akan semakin meningkat dibanding biasanya.
“Kalau tenaga kesehatan kan sudah siaga sejak lama untuk vaksinasi, paling hanya minta stok vaksin saja diperbanyak,” paparnya.
Didi juga menuturkan bahwa sebelumnya Batam telah mendapat kuota 25 ribu vaksin jenis Moderna.
Baca Juga: Jembatan Batam-Bintan Dibangun Tahun Ini, Berikut Gambaran Desainnya
Untuk itu, bagi booster ketiga, Ia menjelaskan pemberian vaksin sudah heterolog, sehingga tidak harus menyesuaikan vaksin dosis pertama dan kedua.
“Kemarin tersedia pfizer, jadi kami berikan pfizer untuk booster,” katanya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak