SuaraBatam.id - Warga pulau di wilayah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau kaget saat membeli minyak goreng di swalayan pusat kota.
"Pak, gimana ini Pak Jokowi minyak goreng segini harganya mahal pak. Kemarin Rp 14 ribu masih mending, dengan harga segini berat, pak," kata Surtini warga Sei Enam, Kijang, Kabupaten Bintan.
Surtini mengaku dirinya membutuhkan 2 liter minyak goreng untuk 15 hari. Dengan kenaikan ini, ia mensiasati dengan sebaik mungkin untuk mencukupi kebutuhan di rumahnya.
Dirinya sangat mengharapkan pemerintah bisa kembali menurunkan harga minyak goreng. Dikatakan Surtini, dengan kondisi ekonomi saat ini, sangat memberatkan masyarakat.
"Mau gimana lagi pak, kita butuh untuk di rumah. Apalagi ekonomi sekarang ini, belum lagi beli beras, beli susu anak, beli sembako lainnya yang juga harganya naik," ujarnya.
Keluhan tersebut juga disampaikan Sumani, warga Pulang Kelong, Bintan Pesisir yang sengaja datang ke Kijang Kota untuk membeli kebutuhan pokok, dengan menempuh sekitar 30 menit perjalanan menggunakan pompong (kapal kayu).
Ditemani anaknya, Sumani mengaku ke kota hanya seminggu sekali untuk membeli kebutuhan pokok. Diakuinya, di Pulau Kelong juga ada warung dan minimarket tapi sudah beberapa hari tidak menjual minyak goreng.
"Disana (Kelong) sudah susah mencari minyak goreng, sudah kosong. Kalau tidak ada minyak goreng, tak mungkin kami masak makanan dengan yang direbus saja," katanya.
Dikatakannya, sebagai masyarakat nelayan, kebutuhan minyak goreng sebanyak 2 liter hanya cukup empat hari.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Jember Tembus Rp25 Ribu per Liter
"Turunkan lah lagi pak harga minyak goreng. Kita ini hidup nelayan pak, ikan pun sekarang kurang, belum lagi beli beras dan lainnya, cukup apa sekarang pak," keluh Sumani.
Selain itu, Manajer Swalayan WS, Kolin menyampaikan di swalayan WS saat ini minyak goreng merk Fortune ukuran 250 mililiter dengan harga Rp6.500, sebelumnya Rp3.500.
"Stok kita sebanyak 40 liter, kapan stok minyak goreng kembali datang ke swalayan dari distributor belum tau kapan datang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan mengatakan dari hasil pantauan beberapa hari lalu, ketersedian minyak goreng di sejumlah gudang supplier memiliki stok sebanyak 2 ton minyak goreng.
Kurniawan juga mengatakan, minyak goreng tersebut merk Bimoli, Sania dan Sania. Dan ia meminta kepada supplier untuk segera mendistribusikan minyak goreng ke swalayan dan pasar-pasar.
"Pendistribusian tersebut, agar minyak goreng di pasaran tidak terjadi kekosongan. Untuk harga sudah ditentukan kembali ke mekanisme pasar," tutupnya.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg
-
Harga Pangan 12 Agustus: Beras hingga Minyak Goreng Naik, Cabai Rawit Hijau Anjlok
-
Lebih Murah, Perahu Wisata di Ramang-Ramang Beralih dari BBM ke Listrik
-
Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Solusi Pangan hingga Teknologi Perahu Surya
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli