SuaraBatam.id - Presiden Joko Widodo melantik Kepala Otorita Otorita Ibu Kota Negara (IKN) hari ini.
Terjawab pilihan Jokowi jatuh pada Bambang Susantono yang akan menjabat sebagai kepala IKN. Siapakah dia?
Berikut profil Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.
Latar Belakang Pendidikan
Bambang Susantono merupakan lulusan Teknik Sipil ITB tahun 1987. Karirnya dimulai saat menjadi Pegawai Negeri Sipil di Departemen Pekerjaan Umum.
Dirinya kemudian melanjutkan studi magister di Universitas California. Mengambil studi tentang tata kota dan wilayah dan lulus tahun 1996.
Tak berhenti di situ saja, pada tahun 1998 Bambang Susantono berhasil meraih gelar MSCE di bidang teknik transportasi di tempatnya mengenyam pendidikan pascasarjana.
Gelar doktor diraih pada tahun 2000 di bidang perencanaan infrastruktur dari universitas tersebut.
Pernah Menjaba di Perbankan, Penerbangan dan Pemerintahan
Pria kelahiran 4 November 1963 ini memulai tangga karir di pemerintahan sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah.
Dia menjabat sejak tahun 2007 sampai dengan 2010.
Kemudian Bambang Susantono pernah menjadi Wakil Menteri Perhubungan saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2010 hingga 2014.
Dia juga pernah menjabat Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan, karena EE.Mangindaan yang menjabat saat itu mundur setelah terpilih menjadi anggota DPR RI.
Pada tahun 2012, Bambang menjabat Komisaris Utama Garuda Airlines dan pada tahun 2015 dirinya ditunjuk menjadi Wakil Presiden Bank Asia (ADB).
Sesuai isu terakhir yang berkembang terkait Kepala Otorita IKN, nama Bambang Susantono pernah disebut sebagai calon Kepala Otorita IKN.
Hal tersebut terkait dengan dirinya yang seorang ekonom dan bukan dari partai tersebut.
Sesuai dengan ungkapan Jokowi yang memang ingin Kepala Otorita IKN tidak rangkap jabatan dan bukan berasal dari partai politik.
Berita Terkait
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR
-
5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar