SuaraBatam.id - Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menanggapi peristiwa robohnya pelantar Pasar Baru II Tanjungpinang, yang terjadi tadi pagi, 5 Maret 2022.
Menurut dia, tahun ini pasar itu akan direnovasi bersamaan dengan Pasar Baru I. Ternyata, kata Rahma keduluan ambruk.
Ia menyebutkan bahwa bangunan Pasar Ikan ini dibangun pada tahun 1969. Sedangkan Pasar Baru I, lebih lama lagi.
Bangunan memang sudah tua, sudah harus di renovasi. Kita rencanakan para pedagang untuk di relokasi sementara di dua lokasi yang telah disiapkan, di Rimba Jaya dan Jalan Tengku Umar," pungkasnya.
Seperti diketahui, pasar Baru II (Pasar Ikan KUD) Kota Tanjungpinang roboh, Jumat pagi, 5 Februari 2022. 4 Orang menjadi korban dalam peristiwa itu. Dua diantaranya adalah anak-anak.
Berdasarkan saksi mata, satu anak terjepit reruntuhan.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad dan Ita Rahma Bakal Adu Akting, Bukan di Sinetron, Tapi...
-
"Anak 7" dari Rahma Diva: Gebrakan Dangdut Koplo yang Merajai Medsos dan Hati Penonton
-
Sugeng Wengi dari Rahma Diva: Balada Patah Hati Balungan Kere yang Siap Bikin Ambyar
-
Mengenal Transformasi Diri Bersama Baca Buku Ini Saat Engkau Ingin Berubah
-
Selalu Disebut Nikita Mirzani, Siapa Nama Asli Shella Saukia?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi